banner 728x250    

Bunda Ela ‘Menyemangatimu’ Meninggal Dunia

Indiwarta.com_ MAKASSAR – Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun. Aktor endorse asal Makassar, yang disapa dengan Bunda Ela berpulang ke Rahmatullah, Sabtu (23/3/2024).

   

Dia telah menjadi viral dengan jargon lucu ‘menyemangatimu’, yang seringkali diucapkannya dengan salah.

Bunda Ela kelahiran 5 Desember 1982, yang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Melalui postingan akun Sosmed Fenny Frans, Bunda Elah mengalami penyakit tumor di Paru-paru dan di Perut.

Dia mendapatkan popularitas, melalui penjualan live online shop di platform media sosial Facebook, bahkan telah muncul di acara Brownies bersama Ivan Gunawan.

Namun, kabar yang mengguncang datang saat akun Instagram Info Kejadian Makassar mengabarkan, Bunda Ela telah meninggal dunia. Kabar tersebut juga beredar luas di media sosial Facebook, dengan video orang-orang menangis dan komentar yang mengabarkan kabar duka tersebut.

Bunda Ela sudah lama mengidap penyakit yang tidak dijelaskan secara rinci. Postingan di akun Facebook-nya menunjukkan, perubahan kondisinya, dari sebelumnya yang berisi menjadi kurus. Bahkan, beberapa pengikut mengunggah nomor rekening donasi untuk membantu Bunda Ela.

Dalam postingan Facebook, terlihat jenazah Bunda Ela dibawa masuk ke dalam rumah. Postingan-video di Facebook resmi Bunda Ela, Elah Elah, juga menampilkan momen-momen saat ia berada di rumah sakit dan saat live dalam kondisi sakit, serta saat telah meninggal dunia.

Melalui postingan Fenny Frans di akun Facebook-nya, diketahui bahwa Bunda Ela menderita tumor dan sempat dirawat di rumah sakit.

“Baekmi ditangani kodong pulang paksai???????????????????????????? PadHal maumi dikerja tumornya sm dokter 13 hari setelahnya pulang
Ya ALLAH bunda”

Ia juga menulis…

“Kubilang memang janganko ada kasih keluarki tdk ada mau dengarka (icon menangis)”

“Sy urus kiri kanan sampe bisa masuk rumah sakit kodong (icon menangis)”

“Nukasih keluar padahal bagusnyami tahap kerjanya rumah sakit langsung bisa tidur (icon menangis)”

“Sy apa dayaku bukanka keluarga jadi kalian semua punya peranan nu tigaika. (icon menangis)”

“Anti tiaaaaaaaaaaaa tunggumaaaaaaa kuanu mako (icon menangis)”. (*/Arman)

  
error: waiit