banner 728x250    

Warga Tolak Bantuan, di Duga Dana Desa 100 JT Lebih di Pakai Belanja Barang Bekas.

INDIWARTA.COM,NAMAELA– Warga di Desa Sanleko Kecamatan Namlea Kabupaten Buru, keluhkan adanya pembelanjaan jaring nilon bekas yang di duga di belanjakan oleh salah satu Ketua Tim Panitia Kegiatan (TPK) AT. Selasa 28/11/2023

Pembelanjaan jaring nilon bekas sebanyak 50 bal ini di duga mengunakan Dana Desa (DD) TA 2023 senilai 100 juta lebih.

   

Warga meminta agar AT dicopot dari jabatannya sebagai perangkat Desa Sanleko karena di duga telah membelanjakan barang bekas tersebut.

Padahal bantuan jaring yang di belanjakan ini nantinya di serahkan kepada petani untuk di pakai sebagai pagar pengaman hama babi,

Kepala Desa Sanleko Aksa Buton kemudian mengambil langkah cepat, karena jaring bekas yang di duga dibelanjakan oleh AT banyak yang sudah bolong, atau sobek.

Untuk itu warga meminta agar barang bekas yang di belanjakan dapat di gantikan dengan yang baru. Jika tidak dana desa yang dibelanjakan ini harus segerah di kembalikan seutuhnya,”pinta warga setempat

Selaku kades Sanleko, Aksa Buton mengakui kalau barang yang di belanjakan sedang bermasalah.

Sementara ada sekitar 50 warga yang sudah terlanjur menerima bantuan tersebut.

Aksa baru mengetahui kalau jaringnya bermasalah, setelah warga penerima bantuan melapor dan protes kepadanya.

Padahal bantuan jaring nilon yang di berikan kepada para petani ini bertujuan untuk dijadikan pagar kebun supaya tanaman milik masyarakat terhindar dari hama babi.

Selaku Kepala Desa, Aksa meminta agar AT dapat bertanggung jawab dan segerah menghubungi penjual di Ambon guna menggantikan jaring yang telah rusak (*)

  
error: waiit