230 Polisi Kawal Rekapitulasi Suara Pilkada di 10 Kecamatan Takalar, Sulsel

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Sebanyak 230 anggota kepolisian dikerahkan untuk mengamankan proses rekapitulasi suara Pilkada 2024 di 10 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Penjagaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses demokrasi yang tengah berlangsung.

Kepala Bagian Operasional Polres Takalar, Komisaris Polisi Idrus, menjelaskan bahwa jumlah personel yang ditugaskan bervariasi di tiap kecamatan. Hal ini disesuaikan dengan kondisi geografis dan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di wilayah tersebut.

“Ada 15, 16, 17, hingga 19 anggota di setiap kecamatan, tergantung letaknya. Misalnya, daerah pulau seperti Tanakeke membutuhkan perhatian khusus karena aksesnya yang berbeda,” ujar Idrus, Jumat (29/11).

Para personel tersebut ditugaskan untuk mengamankan berbagai titik strategis, termasuk tempat berlangsungnya rekapitulasi suara, gudang penyimpanan, dan logistik pemilu. Idrus menambahkan bahwa personel yang dikerahkan berasal dari berbagai satuan fungsi, termasuk intelijen, reserse, personel polsek, dan satuan lainnya.

Selain itu, Polres Takalar juga menerjunkan dua pleton Dalmas Samapta yang beranggotakan 46 personel untuk melakukan patroli keliling di seluruh kecamatan.

“Dua pleton ini akan bergerak secara mobile ke setiap kecamatan untuk memantau situasi keamanan,” katanya.

Rekapitulasi suara di tingkat kecamatan merupakan tahapan lanjutan dari proses penghitungan suara Pilkada. Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Takalar, Ibrahim Salim, menyatakan bahwa rekapitulasi ini dimulai pada Jumat (29/11) dan diperkirakan berlangsung hingga 3 Desember 2024.

“Pada tahap ini, setiap form C1 dari seluruh TPS akan diperiksa dan dijumlahkan di masing-masing kecamatan. Selain itu, kejadian-kejadian khusus yang tercatat saat pemungutan suara di TPS juga akan dibacakan,” ujar Ibrahim.

Proses rekapitulasi suara ini diharapkan dapat berjalan lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

“Estimasi jadwalnya hingga 3 Desember, tetapi jika semuanya lancar, prosesnya bisa selesai lebih awal,” tambahnya.

Keamanan menjadi perhatian utama selama rekapitulasi suara berlangsung. Dengan adanya pengamanan dari ratusan personel Polres Takalar, diharapkan seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.

Langkah pengamanan ketat ini sejalan dengan komitmen kepolisian untuk menjaga stabilitas selama Pilkada berlangsung. Tidak hanya di lokasi rekapitulasi, pengamanan juga dilakukan pada distribusi logistik dan titik-titik strategis lainnya di wilayah Kabupaten Takalar.

Proses rekapitulasi suara Pilkada 2024 di Kabupaten Takalar merupakan bagian dari upaya memastikan hasil pemilu yang transparan, jujur, dan adil, demi menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi di Indonesia.

 

(*)