Apel Gabungan Mangarabombang: Konsolidasi Kepala Sekolah dan Desa, Perkuat Sinergi Bangun Layanan Publik

‎TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pekan dimulai dengan konsolidasi. Seluruh kepala sekolah dasar dan kepala desa se-Kecamatan Mangarabombang berkumpul dalam apel gabungan di Lapangan UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, Kabupaten Takalar, Senin, (12/01/2026). Pertemuan ini menjadi ruang menyelaraskan agenda pendidikan dan pemerintahan desa dalam satu tarikan napas pembangunan.

‎Apel dipimpin Camat Mangarabombang, Mappaturung, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca). Hadir pula Pelda Abdi Djabbar mewakili unsur Koramil setempat, mempertegas dukungan lintas sektor dalam penguatan tata kelola wilayah.

‎Suasana khidmat dibuka dengan atraksi budaya. Ananda Rasya, siswa kelas V UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, menampilkan ritual adat Anggaru untuk menyambut rombongan camat. Tradisi itu bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan komitmen sekolah menanamkan nilai kearifan lokal sejak dini.

‎Kepala UPT SD Negeri 176 Inpres Lengkese II, Sunarti, menyerahkan piagam penghargaan kepada Camat Mappaturung sebagai bentuk apresiasi atas perhatian pemerintah kecamatan terhadap pengembangan pendidikan di Mangarabombang. Penghargaan tersebut menandai relasi timbal balik antara sekolah dan pemerintah wilayah.

Dalam arahannya, Mappaturung menekankan pentingnya konsolidasi lintas sektor. Pendidikan, kesehatan, dan keamanan, kata dia, harus bergerak seiring untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif. “Apel ini adalah ruang konsolidasi agar seluruh elemen di Mangarabombang bisa bersinergi dan saling mendukung satu sama lain,” ujarnya.

‎Langkah itu disebut sebagai implementasi instruksi Bupati Takalar, Firdaus Daeng Manye, yang mendorong penguatan koordinasi hingga ke tingkat desa. Kecamatan berencana memperluas forum serupa dengan melibatkan kepala SMP dalam waktu dekat.

‎Melalui kolaborasi yang lebih terstruktur, pemerintah kecamatan berharap tercipta lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Sinergi antara sekolah dan desa diproyeksikan bukan hanya meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga memperbaiki kualitas layanan publik bagi warga Mangarabombang secara menyeluruh.

‎(Red/Bakri Nompo)