BREAKING NEWS: Trump Klaim Perang Iran Akan Berakhir Pekan Depan

MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim konflik antara Amerika Serikat–Israel melawan Iran akan segera berakhir. Ia bahkan menyebut perubahan rezim di Teheran telah terjadi dan membuka peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One, seperti dikutip dari AFP, Senin, 30 Maret 2026.

“Kita telah mengalami perubahan rezim,” kata Trump. Ia menilai kepemimpinan Iran saat ini berbeda dari sebelumnya dan lebih “masuk akal” untuk diajak berunding.

Trump juga menyatakan optimisme bahwa kesepakatan dengan Iran dapat tercapai dalam waktu dekat.

“Saya melihat ada kesepakatan dengan Iran. Bisa segera,” ujarnya saat ditanya kemungkinan tercapainya perjanjian pekan depan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Iran dilaporkan melancarkan serangan ke Kuwait dan Arab Saudi setelah fasilitas listriknya diserang, yang menyebabkan pemadaman di sebagian wilayah Teheran dan sekitarnya.

Di sisi lain, Israel terus menggempur posisi Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon selatan. Serangan terbaru bahkan dilaporkan menewaskan personel Pasukan Sementara PBB di Lebanon atau UNIFIL.

Upaya diplomasi mulai mengemuka. Pemerintah Pakistan menyatakan kesiapan untuk memediasi pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengatakan negaranya mendapat kepercayaan dari kedua pihak untuk memfasilitasi dialog.

Menurut Dar, komunikasi juga telah dilakukan dengan sejumlah tokoh internasional, termasuk Menteri Luar Negeri China Wang Yi serta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Mereka, kata dia, membahas langkah-langkah untuk mengakhiri konflik secara cepat dan permanen.

Meski demikian, klaim Trump mengenai kontak diplomatik dengan Iran sebelumnya telah berulang kali dibantah oleh pihak Teheran, menandakan jalan menuju perdamaian masih penuh ketidakpastian. (*)