Ngeri, Satu Jenazah Pekerja Bendungan Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lakukan Ini

Takalar, IndiWarta.com- Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap satu orang pekerja yang terseret arus sungai saat melakukan pengelasan di bawah terowongan bendungan Pammukkulu di Desa Kale ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Dari rilis Basarnas, Pencarian terhadap satu pekerja bernama Sukirman akan diperluas dari lokasi awal korban dikabarkan hilang terseret arus sungai.

   

“Tim SAR gabungan akan memperluas pencarian dengan fokus menyisir area sungai menuju hilir sejauh 5 kilometer,” tulisnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Polongbangkeng Utara, Aipda Suaib yang dikonfirmasi menyampaikan jika tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu orang pekerja yang hilang terseret arus sungai di bendungan Pammukkulu.

“Iya, masih dalam pencarian, tim SAR gabungan sudah mulai mencari sejak pagi,” terangnya.

Sebelumnya, 3 orang pekerja Bendungan Pamukkulu Kabupaten Takalar dilaporkan terseret arus sungai saat sedang bekerja di area bendungan pada Selasa (14/3/2023) sore .

Waktu kejadian, tiga korban tersebut berada di area sungai di bawah Bendungan Pamukkulu sedang menyelamatkan diri karena terjadi hujan di area hulu sungai. Namun nahas, 3 orang tersebut tidak sempat menyelamatkan diri dan dilaporkan hilang terseret arus.

Rabu (15/3/2023) kemarin, Proses pencarian Tim Sar Gabungan menyusuri bendungan menuju hilir membuahkan hasil.

Sekitar pukul 10.24 Wita, korban atas nama Slamet Widodo (25) ditemukan sekitar area bendungan dalam keadaan meninggal dunia.

Tak berselang lama, sekitar pukul 11.04 Wita, Tim SAR Gabungan kembali menemukan Eko Priyono (33) sekitar 3 kilometer dari bendungan dalam keadaan meninggal dunia.

Kedua korban yang berhasil ditemukan langsung dievakuasi ke RSUD Pajonga Daeng Ngalle Takalar.

Sementara, 1 korban atas nama Sukirman masih belum ditemukan.(itg/mtr)

  

Tinggalkan Balasan

error: waiit