Hengky Yasin Resmi Pimpin PKB Takalar, Bidik Penguatan Partai dan Tambah Kursi DPRD

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, resmi mendapat mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Takalar periode 2026–2031. Penetapan tersebut sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi mengenai figur yang akan menakhodai partai berlambang bola dunia itu di daerah tersebut.

Keputusan DPP PKB dibacakan secara virtual bersama seluruh DPC PKB di Sulawesi Selatan pada Kamis (11/6/2026). Meski demikian, surat keputusan fisik masih menunggu penyerahan resmi dari pengurus pusat.

“Alhamdulillah, hari ini saya diberikan kepercayaan oleh DPP PKB sebagai Ketua DPC PKB Takalar. Pembacaan keputusan dilakukan secara virtual bersama seluruh DPC PKB di Sulawesi Selatan. Namun untuk saat ini, SK fisiknya masih menunggu untuk diserahkan,” kata Hengky.

Penunjukan Hengky mengakhiri dinamika internal yang sebelumnya diwarnai munculnya sejumlah nama dalam bursa calon Ketua DPC PKB Takalar. Di antaranya H. Muh Rijal, Habibie Abdullah, H. Abdul Haris Nassa, H. Hilal Hamzah Hisbul Sajadah, dan H. Dahlan Beta.

Bagi PKB, Hengky bukan sosok baru. Ia telah lama berkiprah sebagai kader partai dan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan sebelum dipercaya memimpin DPC PKB Takalar.

Dalam kepemimpinannya, Hengky menegaskan fokus utama partai adalah memperkuat konsolidasi internal dan menjaga posisi PKB sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Takalar. Saat ini PKB memiliki lima kursi di DPRD Takalar dan berhasil menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD Takalar periode 2024–2029.

Menurutnya, target partai tidak hanya mempertahankan capaian tersebut, tetapi juga meningkatkan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang.

“Kita akan melakukan pembenahan organisasi, memperkuat struktur partai, mempertahankan posisi yang ada sekarang, dan tentu berupaya meningkatkan jumlah kursi PKB di DPRD Takalar,” ujarnya.

Untuk mencapai target itu, Hengky berencana melakukan penyegaran kepengurusan dengan mengombinasikan kader lama dan wajah-wajah baru yang dinilai memiliki kapasitas memperkuat organisasi. Penguatan struktur partai hingga tingkat desa juga menjadi bagian dari strategi konsolidasi yang akan dijalankan.

“Insya Allah akan ada formasi kepengurusan baru. Tujuannya untuk memperkuat organisasi dan menjaga bahkan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada masa mendatang,” katanya.

Di tengah perannya sebagai Wakil Bupati Takalar, Hengky menilai tugas pemerintahan dan politik dapat berjalan beriringan selama berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kehadiran kader PKB di tengah masyarakat secara berkelanjutan, bukan hanya pada momentum politik.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana PKB terus disosialisasikan kepada masyarakat dan tetap hadir memberikan manfaat. Kita ingin bersama-sama membangun daerah dan melayani masyarakat,” ujar Hengky.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, PKB Takalar diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan daya saing menghadapi agenda politik mendatang, termasuk upaya mempertahankan dan menambah kursi di parlemen daerah. (*)