Atasi Gizi Buruk Anak, Pemdes Bontomanai Genjot Upaya Menuju Zero Stunting 2026

TAKALAR, INDIWARTACOM – Pemerintah Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, menggelar Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai langkah konkret menekan angka stunting dan memperkuat komitmen mewujudkan generasi sehat dan berkualitas.

Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Berprestasi” itu berlangsung di Aula Kantor Desa Bontomanai, dan dibuka langsung oleh Kepala Desa Bontomanai, Muhammad Aris S.Sos, kamis 16/7/26.

Dalam sambutannya, Muhammad Aris menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu hingga peran aktif masyarakat.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh stakeholder, angka stunting di Desa Bontomanai terus mengalami penurunan. Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat mampu memberikan hasil nyata,” ujarnya.

Muhammad Aris S.Sos juga menargetkan Desa Bontomanai dapat mencapai zero stunting pada tahun 2026.

Menurutnya, target tersebut bukan hal yang mustahil apabila upaya pencegahan terus diperkuat, terutama melalui peningkatan gizi ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi kepada masyarakat.

Rembuk stunting ini juga menjadi forum strategis untuk menyusun langkah-langkah percepatan penanganan stunting sekaligus menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan tidak ada lagi anak di Desa Bontomanai yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, kepala UPT PKM Marbo, Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Mangarabombang, kepala KUA Marbo, koordinator pendamping desa Kecamatan Mangarabombang, Babinsa dan Babinkamtibmas, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya

(Red/Muh Ramli JAGUAR)