TAKALAR, INDIWARTA.COM – Konsolidasi dan temu kader Partai Golkar Sulawesi Selatan yang digelar di Baruga Pangrannuangku, Alun-alun Kota Takalar, Minggu (1/2/2026), menjadi panggung penguatan soliditas politik sekaligus penegasan arah perjuangan partai menuju Pemilu 2029.
Kegiatan yang dipimpin Pelaksana Tugas Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, itu dihadiri Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye, Anggota DPR RI Hamka B. Kady, Plt Sekretaris Golkar Sulsel Rahman Pina, Ketua Harian Golkar Sulsel Kadir Halid, serta jajaran wakil ketua DPD I Golkar Sulsel. Hadir pula para Ketua DPD II Golkar se-Dapil Sulsel 1, mulai dari Takalar, Makassar, Gowa, Jeneponto, hingga Bantaeng.
Di hadapan ratusan kader, Muhidin menegaskan target besar Partai Golkar menghadapi Pemilu 2029: menambah perolehan kursi di semua tingkatan legislatif, dari DPRD kabupaten/kota hingga DPR RI.
“Pesan Ketua Umum jelas, semua daerah harus menambah kursi. Soal kemenangan kita serahkan kepada Allah, yang penting target kita naikkan dulu,” ujar Muhidin, disambut tepuk tangan kader.
Bupati Takalar, Ir. Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DPD I Golkar Sulsel di Takalar. Ia menilai konsolidasi tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat kebersamaan dan soliditas politik.
“Kami menyampaikan selamat datang kepada Bapak Muhidin M. Said dan seluruh jajaran. Kegiatan ini menjadi ruang mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan,” kata Daeng Manye.
Ia juga secara khusus menyoroti kontribusi Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, yang dinilainya memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya sektor infrastruktur.
“Peran Pak Hamka sangat besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Takalar,” ujarnya.
Menurut Daeng Manye, sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat pusat menjadi kunci percepatan pembangunan. Dukungan program-program infrastruktur dari pusat dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kolaborasi seperti inilah yang harus terus dijaga. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan politik dan kebijakan dari pusat,” tambahnya.
Temu kader ini merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi Golkar Sulsel menjelang Musyawarah Daerah (Musda). Setelah Takalar, agenda serupa dijadwalkan berlanjut di Dapil Sulsel 2 yang dipusatkan di Soppeng, serta Dapil Sulsel 3 yang akan digelar di Pinrang.
Konsolidasi ini menegaskan arah politik Golkar Sulsel: memperkuat mesin partai, mengokohkan struktur, dan menyiapkan strategi jangka panjang menghadapi kontestasi politik nasional 2029, dengan target utama memperbesar representasi politik di parlemen dan memperkuat peran dalam pembangunan daerah. (*)












