TAKALAR, INDIWARTA.COM – Dua kader terbaik Partai Bulan Bintang (PBB) Takalar, Saiyed Muhajir dan Sudirman Daeng Tawang, secara resmi mengalihkan dukungan politik mereka kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Takalar nomor urut 1, Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Hengky Yasin (DM-HY) pada Pilkada Takalar 2024.
Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Saiyed Muhajir menyebut bahwa sosok Daeng Manye adalah figur pemimpin yang memiliki segudang pengalaman di tingkat nasional.
“Daeng Manye adalah salah satu putra terbaik Takalar dengan kemampuan dan pengalaman yang sangat dibutuhkan untuk memajukan daerah ini,” ungkapnya pada Senin (18/11/2024).
Selain itu, baik Saiyed Muhajir maupun Sudirman Daeng Tawang berencana menggerakkan simpul-simpul keluarga besar dan simpatisan mereka dari Pemilu Legislatif (Pileg) sebelumnya untuk mendukung DM-HY.
“Kami akan segera mengadakan rembuk dengan keluarga besar dan simpatisan kami agar satu suara dalam mendukung dan memenangkan Daeng Manye-Hengky Yasin di Pilkada Takalar,” tambah Saiyed Muhajir.
Sudirman Daeng Tawang juga mengungkapkan pentingnya kerja-kerja kolektif dari para relawan demi kemenangan DM-HY. Ia berharap kemenangan pasangan nomor urut 1 tersebut dapat diraih secara menyeluruh di seluruh wilayah Takalar, termasuk wilayah Polut.
“Kemenangan mutlak hanya bisa dicapai jika kita semua bekerja keras, kompak, dan saling mendukung,” tegasnya.
Sebagai informasi, Sudirman Daeng Tawang merupakan peraih suara terbanyak PBB di Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dengan total 1.500 suara, sementara Saiyed Muhajir mengantongi 900 suara di Dapilnya. Dengan basis dukungan yang signifikan ini, keduanya optimis dapat memberikan kontribusi besar dalam memenangkan pasangan DM-HY di Pilkada Takalar.
Langkah Saiyed Muhajir dan Sudirman Daeng Tawang diharapkan dapat memperkuat dukungan bagi DM-HY, yang dinilai sebagai pasangan yang memiliki visi dan misi untuk membawa perubahan positif bagi Takalar. Dukungan ini sekaligus mencerminkan dinamika politik lokal yang terus berkembang menjelang pemilihan.
(Red/)












