BURU, INDIWARTA.COM – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Buru memasuki babak baru. Melalui Musyawarah IKA PMII ke-I yang digelar di Aula Kantor Bupati Buru, Minggu, 18 Januari 2026, Jalil Mukaddar resmi terpilih sebagai ketua.
Terpilihnya Jalil menandai dimulainya upaya serius membenahi organisasi alumni PMII di Buru. Ia menegaskan, kepengurusan ke depan tidak akan berhenti pada konsolidasi struktural semata, melainkan diarahkan pada realisasi program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“IKA PMII harus hadir dengan kerja nyata. Konsolidasi alumni penting, tetapi lebih penting lagi bagaimana kapasitas alumni bisa berkontribusi bagi pembangunan daerah,” kata Jalil usai pemilihan.
Menurutnya, alumni PMII di Kabupaten Buru memiliki potensi besar—baik dari sisi sumber daya manusia maupun jejaring—yang dapat dioptimalkan untuk mendukung sektor strategis. Pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan sosial kemasyarakatan menjadi bidang prioritas yang akan digarap kepengurusan baru.
Dalam waktu dekat, Jalil menyebut pihaknya akan menyusun agenda kerja jangka pendek dan menengah. Salah satu langkah awal adalah memetakan potensi dan peran alumni PMII di berbagai bidang agar program yang dijalankan tepat sasaran.
“Pemetaan ini penting agar setiap program tidak berjalan seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Jalil juga mengajak seluruh alumni dan kader PMII untuk menjaga soliditas organisasi. Baginya, keberhasilan IKA PMII tidak ditentukan oleh ketua atau pengurus semata, melainkan oleh partisipasi aktif seluruh alumni.
“IKA PMII harus menjadi rumah besar alumni, ruang bertukar gagasan, sekaligus wadah pengabdian untuk Buru. Dengan kebersamaan, target program kerja bisa diwujudkan,” tegasnya.
Terpilihnya Jalil Mukaddar diharapkan membawa energi baru bagi IKA PMII Kabupaten Buru, sekaligus memperkuat peran alumni PMII sebagai mitra strategis pembangunan serta penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan keadilan sosial di Bupolo. (SM)












