TAKALAR, INDIWARTA.COM – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Jumat (13/2/2026) pagi. Sejak pukul 07.00 Wita, barisan peserta telah tertata rapi di halaman kantor bupati di Jalan Jenderal Sudirman No. 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.
Apel Kebersihan Tingkat Kabupaten Takalar itu dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang bertindak sebagai pembina apel. Ia hadir sekitar 30 menit sebelum kegiatan dimulai, berdiri di belakang tiang bendera sambil memantau kesiapan peserta.
Mengenakan kaos abu-abu, celana training hitam, topi hitam, dan sepatu kets putih, Firdaus tampil sederhana sesuai konsep apel kebersihan yang dikemas dalam nuansa olahraga.
Peserta apel terdiri atas unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala sekolah se-Kabupaten Takalar, pegawai Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Panrannuangku, serta seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. Barisan disiapkan oleh pemimpin upacara dari Kodim 1426/Takalar, Kepala Seksi Operasi Kapten Infanteri Syafaruddin D.
Dalam amanatnya, Firdaus menyampaikan bahwa gerakan kebersihan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden yang dilaksanakan serentak setiap Jumat di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa Takalar harus menjadi rumah yang bersih dan nyaman bagi seluruh warganya.
“Takalar ini rumah kita. Rumah kita harus bersih, harus indah, dan sehat,” ujarnya.
Konsep nasional Indonesia ASRI, menurut dia, diimplementasikan di Takalar melalui gerakan BISA—Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (Nyaman). Jumat Korve, kata dia, bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan nyata yang dilakukan secara rutin dan terukur.
Pada tahap awal, apel dipusatkan di halaman kantor bupati. Selanjutnya, masing-masing OPD bergerak di wilayah yang telah dibagi. Fokus pembersihan menyasar titik-titik rawan sampah di kecamatan serta ruas jalan utama kabupaten, provinsi, hingga jalan nasional.
“Sejauh mata memandang, tidak boleh ada sampah di Takalar,” tegasnya.
Sampah organik ditimbun, sementara sampah anorganik seperti plastik dan botol dikumpulkan untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Firdaus berharap gerakan ini membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Takalar, Syafaruddin Lallo, menyatakan semangat jajaran teknis meningkat sejak gerakan ini digaungkan.
“Ada istilahnya Pak Bupati itu gaspol dan gas terus. Semangat teman-teman di lapangan sekarang bahkan lebih dari 100 persen,” ujarnya.
Menurut dia, pimpinan daerah tidak hanya memberi instruksi, tetapi turut turun langsung memantau dan bekerja bersama di lapangan. Apel ini menjadi penanda dimulainya gerakan Jumat Korve serentak hingga tingkat dusun di seluruh Kabupaten Takalar. (*)










