BURU, INDIWARTA.COM – Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Kabupaten Buru Rizal Bola menyatakan dukungan terhadap pemasangan baleho yang berisi “Tanah Dan Tambang Ini Dilindungi Dan Diawasi Keluarga Besar Elang Tiga Hambalan” Bahasa ini mengartikan dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Maluku untuk melegalkan kawasan Gunung Botak dan menatanya sebagai tambang rakyat.
Ucapan dalam baleho tersebut dinilai juga sebagai bentuk partisipasi aktif untuk menyosialisasikan kebijakan pemerintah terkait penataan kawasan tambang emas Gunung Botak agar dikelola secara legal, tertib, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Ketua OKK KNPI Buru Rizal Bola menegaskan bahwa langkah Elang Tiga Hambalang melalui pemasangan baleho merupakan pesan positif yang mendorong kesadaran publik akan pentingnya legalitas dan penataan kawasan Gunung Botak secara menyeluruh.
“Baleho tersebut adalah bentuk dukungan moral kepada Pemerintah Provinsi Maluku dalam upaya melegalkan Gunung Botak dan menjadikannya sebagai tambang rakyat. Ini patut diapresiasi karena sejalan dengan kepentingan masyarakat dan perlindungan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, legalisasi dan penataan kawasan Gunung Botak sebagai tambang rakyat merupakan solusi strategis untuk menghentikan praktik pertambangan ilegal, mengurangi konflik sosial, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.
KNPI Buru juga mendorong agar seluruh elemen masyarakat, pemuda, serta pemangku kepentingan lainnya ikut mendukung program pemerintah tersebut, sehingga penataan kawasan Gunung Botak dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah.
“Gunung Botak harus ditata, bukan dibiarkan tanpa kepastian hukum. Jika dikelola secara legal sebagai tambang rakyat, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” tutupnya.(*)












