TAKALAR, INDIWARTA.COM – Hasil hitung cepat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Takalar yang dirilis oleh Lembaga Survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) menunjukkan kekalahan telak pasangan calon Syamsari Kitta – Natsir Ibrahim dari pasangan Daeng Manye – Hengky Yasin. Berdasarkan data yang sudah masuk hingga 95 persen, pasangan Daeng Manye-Hengky Yasin unggul dengan perolehan suara sebesar 72,82 persen, meninggalkan Syamsari-Natsir Ibrahim yang hanya meraih 28,18 persen.
Rudi Ruswandi, perwakilan JSI, mengungkapkan bahwa angka tersebut sudah cukup stabil dan tidak akan mengalami perubahan signifikan.
“Meski belum 100 persen, hasil ini sudah menggambarkan posisi akhir. Grafik perolehan suara sudah relatif stabil sejak data mencapai 92,5 persen,” ujar Rudi dalam konferensi pers, Rabu (27/11).
Kekalahan di Pilkada Takalar ini menjadi pukulan berat bagi Syamsari, yang sebelumnya juga kalah dalam Pemilihan Legislatif (Pileg). Kekalahan berturut-turut ini menunjukkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap mantan Bupati Takalar tersebut. Dalam Pileg lalu, ia gagal memperoleh suara signifikan untuk melanjutkan kiprahnya di dunia politik.
Hasil hitung cepat ini juga mempertegas dominasi pasangan Daeng Manye-Hengky Yasin, yang berhasil meraih simpati masyarakat Takalar dengan kampanye yang fokus pada pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Sementara itu, program yang diusung Syamsari-Natsir Ibrahim dinilai kurang menarik perhatian masyarakat.
Meski hasil resmi masih menunggu pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU), data dari JSI ini dianggap sebagai gambaran kuat dari hasil akhir Pilkada. Jika data resmi tidak jauh berbeda, kemenangan ini akan menjadi awal baru bagi Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Daeng Manye-Hengky Yasin.
(/*)












