‎Momentum HUT Ke-66 Kabupaten Takalar: PASI Takalar Gelar Lomba Lari Pelajar, Daeng Tinri Cari Bibit Atlet Masa Depan

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Momentum Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-66 tahun dimaknai secara produktif oleh Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Takalar, H. Sarif Daeng Tinri. Anggota DPRD Takalar dari Fraksi NasDem yang akrab disapa Daeng Tinri itu menginisiasi lomba lari antar pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Takalar sebagai bagian dari perayaan hari jadi daerah.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Makkatang Daeng Sibali ini diikuti oleh 16 sekolah tingkat SMP dan 9 sekolah tingkat SMA. Lomba berlangsung selama tiga hari, sejak 5 hingga 7 Februari 2026, dan menjadi salah satu agenda olahraga yang menyedot antusiasme pelajar serta masyarakat.

Pembukaan lomba dilakukan langsung oleh Ketua DPRD Takalar, H. Muh. Rijal, yang didampingi Ketua PASI Takalar, H. Sarif Daeng Tinri. Kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan olahraga, khususnya cabang atletik.

Daeng Tinri menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-66, tetapi dirancang sebagai langkah strategis untuk menjaring bibit atlet pelari potensial.

“Ini bukan lomba seremonial semata. Kami ingin menemukan dan membina bibit atlet sejak dini untuk dipersiapkan ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari tingkat provinsi hingga nasional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sekolah merupakan ruang paling efektif dalam proses pembinaan atlet. Dari lingkungan pendidikan, talenta muda dapat dipetakan, dibina, dan diarahkan secara sistematis agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Lomba lari antar pelajar ini sekaligus menjadi simbol bahwa peringatan hari jadi daerah tidak hanya dirayakan lewat seremoni, tetapi juga diisi dengan kegiatan produktif yang berdampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia. Dari lintasan sekolah, Takalar mulai menyiapkan masa depan atlet-atletnya menuju prestasi daerah, provinsi, hingga level nasional. (*)