TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pembangunan Jembatan “Merah Putih Gineung Pratidina” di Lingkungan Kammi, Kelurahan Pappa, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, resmi dimulai. Peletakan batu pertama digelar Sabtu (14/2/2026) dengan dukungan dana hibah dari Polres Takalar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Takalar beserta jajaran, Ketua DPRD Takalar, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran unsur kepolisian dan legislatif menandai kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur skala lingkungan.
Ketua DPRD Takalar, Muh Rijal, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pembangunan jembatan tersebut. Ia bahkan secara pribadi menyumbangkan 100 sak semen untuk mempercepat proses pengerjaan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Infrastruktur seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat karena menyangkut akses dan aktivitas sehari-hari,” ujar Rijal.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Pappa, Muh Risal Mappatunru atau biasa disapa Daeng Rau, Ia menjelaskan bahwa Lurah Pappa berhalangan hadir karena mengikuti Musrenbang tingkat kecamatan di Alun-alun Bukit Baruga.
“Mohon Maaf sebelumnya, Tadi Pak Lurah menghadiri acara Musrenbang tingkat kecamatan, sehingga kami bersama Kasi Pembangunan mewakili beliau dalam kegiatan peletakan batu pertama ini,” kata Risal.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dana hibah dari Polres Takalar serta bantuan material dari Ketua DPRD. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi energi positif bagi masyarakat Lingkungan Kammi yang telah lama menantikan pembangunan jembatan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan Polres Takalar dan Ketua DPRD. Semoga bermanfaat, berkah, dan menjadi ladang pahala,” ujarnya.
Jembatan “Merah Putih Gineung Pratidina” diharapkan menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi dan sosial. Pembangunan ini juga menjadi simbol sinergi antara aparat penegak hukum, legislatif, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan dasar di tingkat kelurahan.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, warga berharap proses pengerjaan berjalan lancar dan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat sekitar.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Polres Takalar terhadap program prioritas pemerintah dalam penguatan infrastruktur desa dan daerah, sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menekankan pemerataan akses dan konektivitas wilayah.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman dalam keterangannya menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polres Takalar kepada masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum dan pelayanan keamanan, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Jembatan ini adalah simbol kebersamaan dan gotong royong antara Polri dan warga,” ujarnya.
Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung pembangunan ini agar manfaatnya segera dirasakan. Semoga Jembatan Merah Putih Gineung Pratidina menjadi penghubung bukan hanya antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” kata Supriadi. (*)










