Potret Buram Perbatasan Duampanua Pinrang: Bau Menyengat dan Kubangan Lumpur Hantui Pengguna Jalan

editor

Pinrang – indiwarta Kondisi sepanjang jalan di wilayah perbatasan Kelurahan Tatae dan Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, dikeluhkan masyarakat. Pada Jumat pagi (13/02/2026).

‎Warga menyampaikan keluhan mereka terkait tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan serta mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah.

‎​Berdasarkan pantauan di lokasi, pemandangan tak sedap terlihat jelas di sepanjang jalur penghubung kedua kelurahan tersebut.

‎Berbagai jenis limbah rumah tangga, mulai dari kantong plastik hingga karung-karung berisi sampah, tampak menumpuk di pinggir jalan yang diapit oleh kebun pisang.

‎Volume sampah yang terus bertambah membuat badan jalan semakin menyempit.

‎​Tak hanya soal estetika, tumpukan sampah ini mengeluarkan aroma menyengat yang sangat mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar.

‎Bau busuk semakin parah tercium, terutama karena kondisi cuaca yang lembap dan sisa air hujan yang menggenang.

‎​”Setiap lewat sini biasa kita tahan napas karna baunya, apalagi kalau habis hujan.  lama menumpuk tapi belum ada penanganan serius,” ungkap resani, warga setempat, Jumat (13/02).

‎​Masalah di lokasi ini tidak berhenti pada sampah. Kondisi fisik jalan juga dikeluhkan karena mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

‎Jalan aspal yang rusak menyisakan lubang-lubang yang kini berubah menjadi kubangan air berlumpur.

‎​”Jalannya hancur, banyak lubang di mana-mana. Kalau tidak hati-hati bisa jatuh, apalagi jalannya licin bercampur tanah dan limbah sampah,” tambah resa

‎​Masyarakat Kecamatan Duampanua, khususnya yang bermukim di Tatae dan Pekkabata, berharap pemerintah setempat dan dinas terkait segera turun tangan.

‎Warga mendesak agar segera dilakukan pengangkatan sampah secara menyeluruh dan perbaikan akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga sehari-hari tersebut.

‎​Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari pihak pemerintah setempat. Tumpukan sampah masih terlihat berserakan dan belum ada tanda-tanda alat berat atau petugas kebersihan yang diterjunkan ke lokasi.

*yahya