Redaksi

 

Telah Terdaftar Sebagai Badan Hukum dan Tercatat dalam Pangkalan Data Direktorat Jenderal
Administrasi Hukum Umum

NOMOR : AHU-043920.AH.01.30.Tahun 2024

(TD PSE) DOMESTIK Kominfo PB-UMKU: 291024028712600000001

Nomor Induk Berusaha (NIB) : 2910240287126

Nomor TDPSE : 016133.01/DJAI.PSE/11/2024

KBLI : 63122

PT INDI NASIONAL PRATAMA

Berkedudukan di TAKALAR

Komisaris: Abd. Rahmat Fatir

Pemimpin Redaksi : Muh. Sahid Siriwa

Penanggung Jawab : Muh. Sahid Siriwa

Wakil Pemimpin Redaksi : ArsyadLeo

Koordinator Wilayah Sulsel :

Muhammad Arsyad DS. S.H.

Penasehat Hukum : Andi Alif Nun. S.H.

Webmaster : Andi Abyadi Azwar

Redaktur Pelaksana :  Abd. Rahmat Fatir

 

 

Reporter /Jurnalis:

  • A. Miftahul Jannah (Bone)
  • Abd. Rahmat Fatir (Takalar)
  • Artis Aliagus  (Kabiro : Bulukumba)
  • ArsyadLeo, 
  • Bakri Daeng Nompo,
  • Bunga Dewi Astuti,
  • Feri Gunawan, 
  • Hasanuddin
  • Kamal Rajamuda,
  • Nikanor Tatedi Maabuat Dg Naba,
  • Muh. Syahrul,
  • Saifullah (Makassar),
  • Sofyan Muhammadia, SE, 
  • Wahyu M (Bone),
  • Rezki

Investigasi :

Andi Alif Nun, SH

Arvan S,

Duhanis

Muh. Ramadani S.Pd

Muh. Risal Mappatunru, S.Sos

Tyna Agustina

 

Doni Firnando(Lampung) telah dikeluarkan karena pelanggaran kode etik jurnalistik

Juli Suhendra (Sumatra Selatan) telah dikeluarkan karena pelanggaran kode etik jurnalistik

 

Alamat Redaksi :

Jl. Alimuddin Naja Kelurahan/Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar

Kepala Biro : Dirham Dg Sibali

Kantor Biro Namlea :

Namlea Kabupaten Buru Provinsi Maluku

Email : [email protected], [email protected]

CP:      085335210966  —-   085341758728

portal media group

indiwarta.online

Jurnalis/Wartawan indiwarta.com tidak diperbolehkan meminta uang kepada narasumber atau siapapun dalam hal pemberitaan, karena termasuk pelanggaran berat kode etik jurnalistik

Setiap id card dan Surat Tugas yg dibawa oleh wartawan/jurnalis terdapat qr code yg mengarah ke laman ini, jika namanya tidak tertera di laman ini maka surat tugas atau id cardnya dianggap tidak sah dan melawan hukum.