TAKALAR, INDIWARTA.COM – Memasuki satu tahun kepemimpinan Mohammad Firdaus Daeng Manye, sejumlah capaian pembangunan mulai dirasakan masyarakat. Di Kecamatan Mappakasunggu, perbaikan infrastruktur jalan yang selama hampir dua dekade dikeluhkan warga akhirnya terealisasi pada 2025.
Ruas jalan yang sebelumnya rusak dan berlubang kini telah mulus dan nyaman dilalui. Akses transportasi yang membaik itu memudahkan mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lokal.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Takalar bersama anggota DPR RI, Hamka B. Kady. Sinergi pusat dan daerah itu dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan hingga ke wilayah kecamatan.
Camat Mappakasunggu, mewakili masyarakat, menyampaikan apresiasi atas realisasi perbaikan jalan tersebut. “Apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, alhamdulillah sudah diperbaiki dan kini manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga membenahi sektor pariwisata. Destinasi Wisata Paria Lau di Mappakasunggu kini memiliki pintu gerbang representatif yang menjadi ikon kawasan. Aspek keamanan pun diperkuat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di area gerbang masuk guna memberikan rasa aman bagi pengunjung.
Menurut pemerintah daerah, pembangunan infrastruktur tak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian warga, termasuk pelaku UMKM dan sektor wisata lokal.
Pemkab Takalar menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus diarahkan pada peningkatan infrastruktur dasar, penguatan sektor pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat guna mendorong peningkatan kesejahteraan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Satu tahun kepemimpinan ini menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk menghadirkan program pembangunan yang lebih progresif, dengan harapan Takalar semakin maju dan berdaya saing di tingkat regional. (*)












