Takalar Terang Menyala, Wajah Kota Berubah di Bawah Kepemimpinan Daeng Manye

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Malam hari di ibu kota Kabupaten Takalar kini tak lagi identik dengan suasana redup. Deretan lampu penerangan jalan menyala rapi, menerangi ruas-ruas utama kota dan menghadirkan wajah baru Takalar yang lebih terang, aman, sekaligus sedap dipandang.

Perubahan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati Hengky Yasin. Pembangunan daerah tak hanya diarahkan pada fungsi dasar infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek estetika dan kenyamanan ruang publik.

Melalui program Takalar Terang, pemerintah daerah memacu peningkatan penerangan jalan umum (PJU) sebagai upaya memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus mempercantik wajah kota, terutama pada malam hari. Program ini dijalankan secara konsisten oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar dengan melakukan perbaikan, pemeliharaan, hingga penambahan titik-titik lampu baru di sejumlah kawasan strategis.

Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang salah satu urat nadi aktivitas pemerintahan dan masyarakat lampu-lampu jalan kini berfungsi optimal dan menyala sejak sore hari. Cahaya yang merata menghadirkan suasana kota yang lebih tertata dan memberi kesan modern pada ibu kota kabupaten.

Tak sekadar menghadirkan terang, lampu-lampu tersebut juga dirancang dengan sentuhan artistik. Sejumlah lampu hias tampil dengan desain unik berbentuk jagung, bunga mekar, hingga simbol jari yang merepresentasikan kasih sayang. Elemen ini menjadi daya tarik visual baru yang memperkaya lanskap perkotaan Takalar.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Takalar, Sirajuddin Saraba, bahkan turun langsung memantau kondisi dan fungsi lampu penerangan jalan. Langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap fasilitas publik yang dibangun benar-benar berfungsi optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Data Dinas Perhubungan menunjukkan, jumlah lampu PJU di Kabupaten Takalar terus bertambah. Dari sebelumnya 791 titik, kini meningkat menjadi 849 titik setelah penambahan 58 lampu baru. Angka ini mencerminkan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar perkotaan.

Selain PJU, pemerintah daerah juga memasang lampu hias bertema jagung di sejumlah ruang publik, seperti taman kota dan kawasan Alun-alun Lapangan Makkatang Daeng Sibali. Sebanyak 85 titik lampu hias telah terpasang, mempertegas identitas Takalar sebagai daerah agraris sekaligus memperindah ruang publik yang menjadi pusat interaksi warga.

Program Takalar Terang berjalan seiring dengan arah kebijakan pembangunan daerah periode 2025–2029 yang memuat tujuh prioritas pembangunan. Mulai dari penguatan teknologi digital, peningkatan pendapatan daerah, pengembangan sektor pertanian dan perikanan, penguatan ekonomi kerakyatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur.

Seluruh agenda tersebut dirangkum dalam semangat Takalar BISA Bersih, Indah, Sehat, dan Nyaman yang menjadi roh pembangunan di era kepemimpinan saat ini.

Kini, cahaya lampu yang menyinari jalanan Takalar bukan sekadar penerang malam. Ia menjadi simbol perubahan, penanda keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan kota yang lebih aman, nyaman, dan hidup serta perubahan yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. (*)