JAKARTA, INDIWARTA.COM – Fatmawati Rusdi, resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, usai dilantik bersama pasangannya sebagai Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Periode 2025 – 2030.
Pelantikan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo, dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Pelantikan ini mencetak sejarah bagi Fatmawati Rusdi, sebagai wakil gubernur perempuan pertama di Sulawesi Selatan (Sulsel), setelah memenangkan Pilgub Sulsel 2024 bersama pasangannya, Andi Sudirman Sulaiman.
Duet dengan slogan Andalan Hati, berdasarkan hasil perolehan suara yang telah diterapkan KPU perolehan suara 3.014.255 atau 65.32 persen dari total suara sah.
KPU Sulsel menetapkan Sudirman-Fatma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih, melalui surat keputusan KPU Sulsel nomor 437 tahun 2025.
Sudirman-Fatma diusung sepuluh partai politik, yaitu Partai NasDem, Gerindra, Demokrat, Partai Hanura, PKS, PSI, dan Partai Gelora. Duet ‘Andalan Hati’ juga diusul PAN, Perindo dan Partai Golkar.
Saat itu, Andalan Hati unggul dalam hasil hitung cepat atau quick count oleh beberapa lembaga survei.
Keberhasilan ini, sekaligus menegaskan perjalanan politik Fatmawati sebagai salah satu tokoh perempuan berpengaruh di Sulsel.
Anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem tersebut, sebelumnya menjadi wakil wali kota perempuan pertama di Makassar pada 2020.
“Kami siap bekerja, membangun Sulsel yang maju dan berkarakter,” kata Fatmawati, melalui sambutannya saat penetapan.
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Sulsel 2024, dalam hasil Rapat Pleno yang berlangsung di Hotel Claro.
Fatmawati bukan nama baru dalam dunia politik. Pada Pilwalkot Makassar 2020, dia memenangkan hati warga Makassar dan mencetak sejarah, sebagai wakil wali kota perempuan pertama.
Di masa jabatannya, sosok yang pernah duduk sebagai legislator DPR RI tersebut, dikenal dengan berbagai program pemberdayaan perempuan, kesehatan, dan pendidikan yang berfokus pada inklusivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Langkahnya di Pilgub Sulsel membawa tantangan baru, tetapi karier politiknya menunjukkan konsistensi dan keberanian, untuk menghadirkan perubahan.
Istri dari Ketua DPW NasDem Sulsel dan juga Anggota DPR-RI yakni RMS, dipandang sebagai simbol kesetaraan gender dan bukti bahwa perempuan mampu mengambil peran penting dalam kepemimpinan politik.
Sebelumnya, para pengamat politik menyebut, munculnya Fatmawati pada kontestasi Pilgub Sulsel sebagai momentum penting dalam sejarah politik Sulsel. Fatmawati menjadi representasi perempuan dalam politik Sulsel.
Dengan latar belakang pengalaman di pemerintahan dan program-programnya yang pro terhadap rakyat, Fatmawati diharapkan mampu membawa gebrakan di Sulsel bersama Andi Sudirman.
Pasangan ini telah menjanjikan berbagai program prioritas, termasuk peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan sektor pendidikan. (*/Arman)












