TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Desa Pattinoang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 di Kantor Desa Pattinoang, Jumat, (26/06/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan akurasi data desa sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan penyaluran program pemerintah.
Bimtek diikuti perangkat desa, kepala dusun, serta operator desa. Kepala Desa Pattinoang, Muhammad Nur, hadir bersama jajaran pemerintah desa, sementara Camat Galesong bertindak sebagai narasumber utama. Babinsa Desa Pattinoang juga turut mendampingi untuk memperkuat sinergi dalam proses pendataan di lapangan.
Dalam pemaparannya, Camat Galesong menekankan pentingnya pemutakhiran data yang valid dan sesuai kondisi riil masyarakat. Menurutnya, seluruh perangkat desa harus melakukan pendataan secara langsung hingga ke tingkat dusun agar informasi mengenai kependudukan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga potensi desa dapat tersaji secara akurat.
“Data yang valid menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan desa. Karena itu, proses pendataan harus dilakukan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kepala Desa Pattinoang, Muhammad Nur, meminta seluruh kepala dusun aktif melakukan pendataan terhadap warganya. Ia menegaskan hasil Indeks Desa akan berpengaruh terhadap status desa sekaligus menjadi acuan dalam penyaluran berbagai program pembangunan.
“Indeks Desa menjadi salah satu penentu arah pembangunan dan program yang diterima desa. Karena itu, saya minta seluruh kepala dusun bekerja maksimal dan memastikan tidak ada data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” kata Muhammad Nur.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pendampingan teknis mengenai tata cara pengisian aplikasi Indeks Desa Tahun 2026. Para operator desa dibimbing mulai dari proses input hingga validasi data agar target penyelesaian yang ditetapkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Takalar dapat dipenuhi tepat waktu.
Babinsa Desa Pattinoang menyatakan kesiapan mendukung proses verifikasi di lapangan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan aparat kewilayahan diperlukan agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat.
“Kalau datanya akurat, maka pembangunan juga akan lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Bimtek ditutup dengan sesi diskusi dan praktik pengisian aplikasi. Pemerintah Desa Pattinoang berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menyusun data yang akurat sebagai landasan perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
(Red/ Bakri Nompo)












