Ketua DPRD Takalar Buka Suara soal Aksi AMPTM: Saya Sempat Menunggu

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Terkait suasana Gedung DPRD Takalar kembali memanas pada Rabu (10/9/2025). Untuk kedua kalinya, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Takalar Menggugat (AMPTM) turun ke jalan, mendesak wakil rakyat agar tidak abai terhadap kebutuhan dasar masyarakat serta menolak proyek pembangunan gedung baru DPRD bernilai fantastis.

Namun, aksi damai itu justru diwarnai kekecewaan. Massa menilai pimpinan dan anggota dewan tidak menghargai aspirasi karena enggan menemui mereka. Kekecewaan tersebut berubah menjadi kritik tajam.

“Ketua DPRD Takalar yang justru memilih bersembunyi telah menelanjangi dirinya sendiri bahwa mereka bukan representasi rakyat,” tegas Abdul Salam, Jenderal Lapangan AMPTM, saat berorasi di depan gedung dewan.

Sementara itu, Ketua DPRD Takalar H. Muh. Rijal memberikan klarifikasi. Ia mengaku pada hari aksi berlangsung, sebenarnya telah menunggu untuk audiensi. Namun karena tidak ada informasi lebih lanjut, dirinya berangkat menghadiri rapat kesiapan TMMD-126 Tahun Anggaran 2025 di Kodam XIV Hasanuddin.

“Pada hari Rabu, 10 September, saya sudah menunggu kedatangan untuk audiens, tapi setelah lama menunggu belum ada informasi. Lalu saya berangkat menghadiri rapat TMMD,” jelasnya.

Rijal juga menambahkan, pada aksi pertama AMPTM beberapa waktu lalu, ia tidak berada di tempat karena tengah dalam perjalanan menuju Enrekang bersama Bapemperda DPRD Takalar. Menurutnya, pemberitahuan soal aksi baru diterima saat posisi kendaraan sudah melewati Maros.

Meski begitu, AMPTM menegaskan akan terus menyuarakan tuntutan rakyat dan mendesak agar DPRD Takalar benar-benar menjalankan fungsi representasi, bukan justru meninggalkan rakyat di tengah polemik pembangunan gedung baru. (*)