Komitmen Tingkatkan Transparansi Birokrasi, AURAMA’ Memukau di Debat Kedua dan Tampil Kekinian

GOWA, INDIWARTA.COM – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa Nomor Urut 1 Amir Uskara dan Irmawati Haeruddin (Aurama’) tampil lebih kekinian, pada Debat Kedua Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Gowa 2024.

Dalam debat kali ini, mengangkat tema “Meningkatkan Layanan Masyarakat Berbasis Kebutuhan Daerah”.

Jika pada debat pertama, Amir Uskara dan Irmawati tampil mengenakan pakaian putih dan bawahan hitam. Kini keduanya menggunakan jaket varsity, dengan kombinasi warna cream dan hitam.

Menurut Amir Uskara, pakaian yang dikenakan kali ini bersama calon wakilnya Irmawati, dipersiapkan khusus oleh jajaran tim. Hanya saja untuk warna yang dipilih, tentunya memiliki makna yang khusus.

“Kalau kita lihat ini kan warna cream dan hitam itu lebih cerah atau bermakna lebih gembira,” tuturnya, di sela-sela persiapan Debat Terbuka Kedua Pilkada Gowa yang diselenggarakan KPU Gowa, di Ballroom Hotel Harper Makassar, Selasa, (29/10/2024).

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa nomor urut 1, Amir Uskara-Irmawati (Aurama’), menegaskan komitmennya dalam mencegah korupsi di Kabupaten Gowa.

Menurut mereka, pencegahan korupsi membutuhkan pengawasan yang menyeluruh dan sistematis, agar birokrasi berjalan transparan dan akuntabel.

Amir Uskara menjelaskan, bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan melalui audit pengelolaan keuangan, tetapi juga audit kinerja.

“Kita akan minta BPK melakukan audit kinerja, bukan sekadar audit keuangan. Lewat audit kinerja, kita bisa melihat lebih dalam, apa saja yang berpotensi menimbulkan fraud,” katanya dalam debat.

Ia menekankan, pentingnya menutup semua celah yang berpotensi menimbulkan kecurangan, dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau kita sudah bisa menutup celah-celah fraud di keuangan daerah, pasti tidak akan ada korupsi,” tegasnya.

Selain itu, pasangan Aurama juga berupaya mencegah munculnya tambahan penghasilan yang tidak jelas dalam birokrasi.

“Kita akan pastikan tidak ada penghasilan tambahan di luar aturan yang bisa merusak tatanan birokrasi di Gowa,” terang Amir Uskara.

Dalam hal pengelolaan anggaran dan program, Irmawati menambahkan, bahwa pihaknya akan mengkaji harapan masyarakat dan mengidentifikasi program yang bisa meningkatkan kesejahteraan.

“Kami ingin melihat apa yang menjadi harapan masyarakat dan apa saja yang perlu dikelola lebih baik, untuk meningkatkan kesejahteraan,” ucap Irma.

Aurama juga menekankan, pentingnya mempertahankan dan meningkatkan program-program yang sudah berjalan dengan baik.

“Apa-apa yang sudah baik tentu akan kita teruskan, dan kalau bisa, kita tingkatkan,” pungkas Amir Uskara.

Pasangan Amir Uskara-Irmawati berharap, melalui langkah-langkah ini, tata kelola pemerintahan di Gowa, dapat berjalan lebih efektif dan bersih dari praktik korupsi. (*/)