BREAKING NEWS: Penyidik Kejati Sulsel Geledah Rumah Dua ASN di Takalar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan melakukan serangkaian penggeledahan di wilayah Kabupaten Takalar, Selasa, (27/01/2026). Penggeledahan tersebut menyasar kediaman dua aparatur sipil negara (ASN) berinisial R dan T.

Sebelum menuju lokasi rumah, penyidik Kejati Sulsel lebih dulu mendatangi sejumlah kantor di lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. Di antaranya Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Takalar serta Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Takalar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, R diketahui bertugas di ULP Takalar, sedangkan T menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM Takalar. Namun, saat penyidik mendatangi kantor masing-masing, keduanya disebut tidak berada di tempat.

Tim penyidik kemudian bergerak menuju Perumahan Istana Permai, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, yang disebut sebagai lokasi kediaman salah satu ASN tersebut. Hingga siang hari, proses pemeriksaan di lokasi dilaporkan masih berlangsung.

Seorang warga setempat, Daeng Tompo, mengaku melihat langsung aktivitas aparat penegak hukum di kawasan perumahan itu.

“Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan. Mereka belum mau memberikan keterangan. Katanya nanti setelah pemeriksaan selesai baru ada konfirmasi,” ujarnya.

Kedatangan penyidik ke kantor pemerintahan juga dibenarkan oleh sumber internal di lingkup Pemkab Takalar yang meminta identitasnya dirahasiakan.

“Penyidik dari Kejati Sulsel datang mencari Sekretaris BKPSDM berinisial T. Karena tidak ada di kantor, mereka kemudian menelusuri alamat rumahnya,” kata sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Sulsel belum memberikan keterangan resmi terkait perkara yang tengah ditangani maupun status kedua ASN yang disebutkan. Pemerintah Kabupaten Takalar juga belum menyampaikan klarifikasi resmi terkait penggeledahan tersebut.

Meski demikian, informasi yang berkembang menyebutkan, langkah hukum ini diduga berkaitan dengan proses penyelidikan dugaan kasus pengadaan komoditas tertentu yang sedang ditangani aparat penegak hukum di Sulawesi Selatan. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu pernyataan resmi dari pihak berwenang.

Kedatangan tim penyidik sempat menarik perhatian pegawai di sejumlah kantor lingkup Pemkab Takalar. Perkembangan kasus ini masih terus dipantau. (*)