TAKALAR, INDIWARTA.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi oleh Kepala SDN No. 143 Inpres Topejawa, Muhammad Rustam. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan, melainkan harus menjadi gerakan bersama dalam membangun kualitas generasi penerus.
Dalam pernyataannya, Minggu, (3/05/2026), Rustam menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh insan pendidikan. Ia mengajak guru, siswa, dan orang tua untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menurut dia, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, serta mampu bersaing di tengah perkembangan global. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan harus menjadi prioritas di ყველა lini.
“Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi refleksi bersama tentang bagaimana pendidikan mampu membentuk karakter generasi masa depan,” ujarnya.
Rustam juga memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik dan membimbing siswa. Ia menilai, peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan.
“Guru adalah ujung tombak dalam menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter kuat. Dedikasi mereka menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa,” kata dia.
Di akhir pernyataannya, Rustam berharap semangat Hari Pendidikan Nasional 2026 dapat menjadi pendorong bagi seluruh pihak untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan, khususnya di SDN No. 143 Inpres Topejawa.
Ia menilai, kemajuan pendidikan di tingkat sekolah dasar menjadi kunci dalam membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan generasi muda.
(Red/Muh Ramli JAGUAR)












