TAKALAR, INDIWARTA.COM – Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati Takalar, H. Muhammad Firdaus Dg. Manye, menerima kunjungan Direktur Pengkajian Kebijakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP RI), Prof. Dr. Muhammad Sabri AR, MA, di Rumah Jabatan Bupati Takalar.
Pertemuan ini menjadi ajang diskusi penting mengenai sejumlah program strategis nasional yang berpotensi diterapkan di Kabupaten Takalar.
Pendidikan Inklusif melalui Sekolah Rakyat Berasrama
Salah satu topik utama dalam pertemuan ini adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto tentang Sekolah Rakyat Berasrama (SRB). Program ini dirancang bagi masyarakat miskin yang memiliki kecerdasan tinggi dengan pendekatan pendidikan vokasional berbasis sumber daya alam lokal.
Bupati Takalar menyambut baik inisiatif ini. “Kami siap mendukung program SRB ini dengan menyiapkan lahan dan menyesuaikan dengan visi agromaritim dan agrobisnis daerah kami,” ujarnya.
Senada dengan itu, Prof. Sabri menekankan bahwa SRB akan mengadopsi kurikulum berbasis praktik dengan komposisi 30% akademik dan 70% keterampilan berbasis sumber daya lokal, termasuk pengelolaan pariwisata bahari dan alam.
Sekolah Garuda: Mencetak Generasi Unggul
Selain SRB, dibahas pula konsep Sekolah Garuda, yang berorientasi pada pendidikan unggulan bagi anak-anak dengan kecerdasan di atas rata-rata. Sekolah ini akan menerapkan standar nasional dalam aspek infrastruktur, kurikulum, seleksi siswa dan guru, serta ekosistem pembelajaran berkualitas.
Bupati Takalar menegaskan bahwa program ini akan dipadukan dengan visi digitalisasi pendidikan di Kabupaten Takalar. “Penguasaan teknologi digital adalah keharusan. Sekolah Unggul harus memiliki sarana, tenaga pendidik, dan sistem rekrutmen terbaik,” tambahnya.
Menuju Kedaulatan Pangan dengan GENTA PANGAN
Pembahasan juga mencakup visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara swasembada pangan pada 2029. Salah satu langkah konkret dalam mewujudkan hal ini adalah Gerakan Tani Nasional Kemandirian Pangan (GENTA PANGAN), yang dipimpin oleh Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPTASKIN), Budiman Sudjatmiko.
Program ini akan dikolaborasikan dengan Pemerintah Kabupaten Takalar melalui pembentukan Koperasi Merah Putih di desa-desa. GENTA PANGAN bertujuan melahirkan petani-pengusaha yang mandiri dan berorientasi agrobisnis, serta menarik investor dari dalam dan luar negeri.
Komitmen Takalar dalam Implementasi Program Nasional
Tiga program strategis ini mendapat respons positif dari Bupati Takalar dan akan segera diimplementasikan. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana Idul Fitri ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Takalar.
(Red)