TAKALAR, INDIWARTA.COM – Seorang nasabah Bank BRI Unit Canrego, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, bernama Asrul, mengaku kecewa atas dugaan hilangnya sertifikat miliknya yang hingga kini tak kunjung dikembalikan pihak bank, meski kreditnya telah lama lunas.

Asrul menjelaskan, dirinya telah menyelesaikan pelunasan kredit sejak sebelum Idul Fitri lalu. Namun, hingga memasuki akhir Agustus, sertifikat tanah yang dijadikan jaminan masih belum diterimanya.
“Saya sudah puluhan kali bolak-balik ke kantor BRI Unit Canrego. Setiap kali ke sana, jawabannya hanya janji-janji. Katanya sertifikat saya sedang dicari dari kantor lama sampai kantor baru. Tapi sampai sekarang hasilnya nihil,” ungkap Asrul, Jumat (22/8/2025).
Asrul juga menunjukkan bukti percakapan WhatsApp dengan salah satu pegawai BRI berinisial AR, yang memberikan alasan bahwa berkasnya belum ditemukan.
“Assalamualaikum mohon maaf pak, untuk pencairan berkasnya sampai dengan hari ini belum didapat karena lebih dari 15 ribu berkas mau disusun terlebih dahulu ,” tulis pesan tersebut.
Namun, sudah sebulan berlalu sejak percakapan itu, pihak BRI Unit Canrego belum memberikan kejelasan terkait keberadaan sertifikat tersebut.
Lebih jauh, Asrul membeberkan bahwa kredit tersebut awalnya diajukan atas nama Syahriah, tantenya, namun sertifikat tanah miliknya yang dijadikan jaminan. Kini, meski pinjaman tersebut sudah lunas dan bukti pelunasan sudah dipegang, sertifikat itu tak kunjung diserahkan.
“Ini sudah jelas-jelas merugikan saya. Kreditnya lunas, bukti pelunasan ada, tapi sertifikat tak kunjung diberikan. Kami menuntut penjelasan resmi dari pihak bank,” tegasnya.
Menurut Asrul, terakhir kali ia menghubungi AR Cs BRI Unit Canrego adalah dua minggu lalu, dan jawabannya masih sama: sertifikatnya masih sementara dicari. Namun, belakangan ini nomor kontak pihak bank sudah tidak pernah aktif lagi.
“Terakhir dua minggu lalu saya hubungi, jawabannya masih sementara dicari. Sekarang malah tidak bisa dihubungi sama sekali,” keluhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi ke pihak BRI Unit Canrego maupun oknum AR Cs BRI belum membuahkan hasil. Kontak nya tidak aktif.
Kasus ini menimbulkan keresahan di kalangan nasabah lain, terutama mereka yang sertifikatnya juga dijaminkan di BRI Unit Canrego. Publik kini menantikan klarifikasi resmi dari manajemen BRI dan langkah tegas untuk menjamin keamanan dokumen milik nasabah. (*)












