TAKALAR, INDIWARTA.COM – Di tengah hujan yang mengguyur Kecamatan Mangarabombang, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye tetap melangkah mantap. Selasa sore (11/11/2025), ia kembali meresmikan tiga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Banggae, Bontomanai, dan Topejawa.
Ratusan warga tampak memadati lokasi acara, menyambut antusias kehadiran orang nomor satu di Takalar itu. Suasana peresmian berlangsung meriah meski langit mendung, dengan sorak dan tepuk tangan warga yang bangga menyaksikan lahirnya koperasi baru di desanya.
“Pemerintah pusat ingin ekonomi rakyat tumbuh cepat dan berkeadilan. Pemerintah Kabupaten Takalar bergerak cepat merespons dengan kerja nyata,” ujar Bupati Daeng Manye saat memberi sambutan.
Menurutnya, pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan koperasi Merah Putih. Program ini, kata dia, menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi rakyat.
“Hari ini kita kembali meresmikan tiga Kopdes Merah Putih. Ini menambah jumlah koperasi aktif menjadi 35 unit di seluruh Takalar. Target kami, hingga akhir tahun 50 persen desa dan kelurahan sudah memiliki Kopdes,” kata Daeng Manye.
Ia menekankan agar setiap Kopdes tidak berhenti hanya pada pendirian. Menurutnya, koperasi harus berinovasi sesuai kebutuhan masyarakat lokal, menggali potensi desa, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk unggulan.
“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. Ke depan, koperasi ini kita harapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pasar, baik di tingkat lokal maupun regional,” tambahnya.
Ketua Kopdes Merah Putih Desa Banggae, Sulaeman Rate, mengapresiasi langkah cepat Bupati Takalar. Mantan legislator DPRD Takalar tiga periode itu menyebut kehadiran Daeng Manye di tengah hujan menjadi bukti komitmen pemimpin daerah terhadap penguatan ekonomi rakyat.
“Terima kasih banyak Pak Bupati karena masih menyempatkan diri hadir meski hujan. Ini menjadi semangat baru bagi kami yang beranggotakan 200 orang untuk lebih giat memutar roda ekonomi desa,” ujarnya.
Sulaeman juga menyinggung peran penting Camat Mangarabombang dan Faisal Sibali yang disebutnya menjadi pendamping aktif dalam proses pembentukan koperasi di wilayah itu.
“Mereka berdua banyak mengedukasi kami dan warga agar menjadi garda terdepan dalam menggali potensi desa. Kami yakin, Mangarabombang akan menjadi contoh kecamatan yang unggul dalam kemandirian ekonomi,” tutupnya.
Dengan bertambahnya tiga koperasi baru ini, Pemerintah Kabupaten Takalar semakin mantap menapaki jalur pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. Dari Mangarabombang, geliat Kopdes Merah Putih kian menguat sebagai simbol gotong royong ekonomi desa. (*)












