Kendalikan Inflasi Kawasan, Takalar Satukan TPID se-Sulsel

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar menjadi tuan rumah High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, (24/04/2026). Forum ini mempertemukan sekitar 80 pemangku kepentingan lintas daerah untuk memperkuat koordinasi pengendalian inflasi di kawasan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar itu dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta perwakilan Bank Indonesia. Pertemuan difokuskan pada perumusan langkah strategis menghadapi tantangan stabilitas harga, khususnya di wilayah penyangga.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan pengendalian inflasi berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Ia menekankan posisi Takalar sebagai daerah penyangga kawasan Makassar, Gowa, dan Maros dalam lingkup Mamminasata.

Menurut dia, konektivitas rantai pasok antarwilayah menuntut adanya kolaborasi berbasis kawasan. “Distribusi komoditas harus lancar agar harga tetap terjangkau,” ujarnya.

Deputi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Okky Hermansyah, memaparkan kondisi inflasi terkini di Zona IV. Sementara itu, arahan strategis Gubernur Sulawesi Selatan disampaikan secara virtual oleh Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman.

Pemerintah Provinsi menekankan empat langkah utama dalam pengendalian inflasi, yakni perbaikan infrastruktur irigasi, optimalisasi penyerapan gabah oleh Bulog saat panen raya, penguatan program pangan murah, serta peningkatan kerja sama antar daerah.

Forum ini juga dihadiri Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin, Kapolres Takalar, serta perwakilan pemerintah daerah dari Gowa dan Maros. Selain diskusi, kegiatan menghasilkan komitmen bersama melalui penandatanganan kerja sama antara TPID Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah daerah.

Kesepakatan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam menjaga keseimbangan pasokan dan menekan potensi gejolak harga di pasar.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Bank Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Takalar serta sesi foto bersama. Pemerintah berharap sinergi yang terbangun dapat memperkuat sistem pengendalian inflasi yang lebih terintegrasi di Sulawesi Selatan. (*)