Heboh Video Petugas Dishub Takalar Lari Hindari Wartawan, Abd. Salam Gau: Sudah Tidak Ada Kegiatan Resmi

Pangeran Athar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Takalar berlarian menjauh saat hendak dikonfirmasi wartawan menjadi viral di media sosial pada Minggu (11/5/2025).

Aksi ini terjadi di tengah operasi pendataan dan pengawasan kendaraan Over Dimensi dan Overload (ODOL) yang justru menuai sorotan publik akibat dugaan pungutan liar (pungli).

Operasi ODOL yang semestinya bertujuan menertibkan kendaraan yang melanggar batas berat dan dimensi, kini berubah menjadi polemik. Dalam video, tampak beberapa petugas menghentikan kendaraan di jalan raya, namun segera meninggalkan lokasi saat awak media mencoba meminta penjelasan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Takalar, Abd. Salam Gau, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa secara resmi, operasi ODOL telah dihentikan sebelum kejadian, yang ditandai dengan pencopotan papan informasi kegiatan. Ia mengaku kecolongan karena masih ada petugas non-ASN yang tetap bertindak di lapangan tanpa izin.

“Petugas lapangan telah melaporkan bahwa kegiatan resmi telah selesai. Papan penanda operasi juga sudah dicopot. Jadi, bukan karena menghindari wartawan, melainkan memang tidak ada kegiatan resmi saat itu. Hanya saja, ada petugas non-ASN yang bertindak di luar prosedur,” jelas  Abd. Salam Gau, Selasa (13/5/2025).

Abd. Salam Gau menyatakan penyesalan atas insiden tersebut dan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas di lapangan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Sebelum turun ke lapangan, biasanya selalu ada briefing untuk memastikan prosedur dipatuhi. Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Ini mencoreng nama baik Dinas Perhubungan. Pasti akan kami tindak dan evaluasi,” tegasnya.

(*/Fathir)