TAKALAR, INDIWARTA.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momentum istimewa bagi Polres Takalar. Selain memberikan penghargaan kepada 12 personel berprestasi, Pemerintah Kabupaten Takalar juga menyerahkan hibah empat bidang tanah untuk mendukung penguatan pelayanan kepolisian melalui pembangunan tiga Polsek baru dan satu pangkalan Satuan Polisi Perairan (Satpolair).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Takalar, AKBP Supriadi Rahman, S.I.K., M.M., berdasarkan Keputusan Kapolres Takalar Nomor KEP/26/VI/2026 tentang Pemberian Penghargaan kepada Personel Polri yang Berprestasi di Lingkungan Polres Takalar, Rabu (1/07/2027).
Pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi terhadap personel yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, dan kinerja tinggi dalam menjalankan tugas. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia melalui penerapan sistem reward and punishment di lingkungan Polres Takalar.
Dasar pemberian penghargaan mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2011 tentang Pemberian Penghargaan di Lingkungan Polri.
Sebanyak 12 personel menerima penghargaan atas prestasi di berbagai bidang. Beberapa di antaranya berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan berupa penganiayaan menggunakan busur, sementara personel lainnya diapresiasi atas dedikasi dalam pelayanan hukum, pengelolaan administrasi, pengelolaan aset negara, pelayanan lalu lintas, hingga pembinaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan.
Personel yang menerima penghargaan yakni Aiptu Mursalim, Aiptu Agus, Aiptu Kusbandi, Aipda Basri Sohopi, Aipda Tarno, Bripka Indra S., Bripka Muh. Radi Ridwan, Brigpol Zul Fajril, Brigpol Muhammad Akbar Assagaf, Briptu Ariadi Said, Bripda Muh Fadil Akbar Daeng, dan Briptu Dedi Wahyudi Syam.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman mengatakan penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga situasi kamtibmas di Kabupaten Takalar yang kondusif dapat terus dipertahankan sehingga masyarakat semakin merasa aman, nyaman, dan terlindungi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Takalar menyerahkan hibah empat bidang tanah kepada Polri. Lahan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Polsek Galesong, Polsek Polombangkeng Timur, Polsek Laikang, serta pangkalan Satpolair Polres Takalar.
Kapolres Takalar menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Menurutnya, hibah lahan tersebut menjadi langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kepolisian di tiga kecamatan yang hingga kini belum memiliki Polsek definitif.
Ia menjelaskan, setelah akta hibah diterima, Polres Takalar akan mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Polri. Setelah proses sertifikasi selesai, usulan pembentukan satuan baru akan diajukan ke Polda Sulawesi Selatan untuk diteruskan kepada Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Polri.
“Prosesnya dilakukan secara bertahap. Sebelum menjadi Polsek definitif, wilayah Galesong, Polombangkeng Timur, dan Laikang direncanakan lebih dahulu dibentuk sebagai Polsubsektor,” kata Supriadi.
Apabila seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan pada 2026, pembangunan Polsubsektor ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027. Kehadiran Polsubsektor diharapkan mampu memperkuat sinergi tiga pilar di tingkat kecamatan, yakni kepolisian, pemerintah kecamatan, dan TNI, sehingga pelayanan keamanan kepada masyarakat semakin optimal.
Sementara itu, Bupati Takalar berharap semangat HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, Kejaksaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kalau situasi kamtibmas semakin baik, masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. Sinergi seluruh unsur pemerintah harus terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Momentum HUT Bhayangkara ke-80 pun menjadi penegas bahwa keberhasilan institusi Polri tidak hanya diukur dari pembangunan kelembagaan, tetapi juga dari dedikasi setiap personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, serta dukungan berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan keamanan di Kabupaten Takalar. (*)












