TAKALAR, INDIWARTA.COM – Gasta Takalar U-12 menutup kiprahnya di ajang Piala Presiden U-12 2026 dengan capaian membanggakan. Tim sepak bola usia dini asal Kabupaten Takalar itu berhasil finis di peringkat ketiga, melampaui target awal yang hanya menargetkan lolos hingga babak 16 besar.
Sejak fase grup, Gasta Takalar U-12 tampil konsisten menghadapi sejumlah lawan tangguh. Permainan disiplin, kerja sama antarpemain, serta semangat juang yang tinggi membawa tim melaju hingga babak akhir dan bersaing dengan klub-klub terbaik dalam turnamen tersebut.
Hasil itu menjadi sinyal positif bagi pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Takalar. Keberhasilan menembus tiga besar menunjukkan perkembangan kualitas pemain muda yang dibina secara berkelanjutan.
Pelatih Gasta Takalar U-12, Edi Daeng Naba, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Menurut dia, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras para pemain selama mengikuti turnamen.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan hasil ini. Target awal kami hanya ingin menembus 16 besar, tetapi anak-anak mampu memberikan yang terbaik hingga finis di peringkat tiga. Ini adalah hasil kerja keras para pemain, dukungan orang tua, dan seluruh keluarga besar Gasta Takalar,” ujar Edi, Selasa (30/06/2026).
Manajer Gasta Takalar, Rosmi, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah menunjukkan dedikasi sepanjang kompetisi. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan. Kami melihat proses dan perjuangan anak-anak selama turnamen. Terima kasih kepada pelatih, pemain, dan orang tua yang selalu memberikan dukungan. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Peringkat ketiga di Piala Presiden U-12 2026 menjadi tonggak penting bagi Gasta Takalar dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola berbakat. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Takalar di tingkat nasional dan memperkuat optimisme terhadap masa depan sepak bola usia dini di daerah tersebut. (*)












