Tragedi Apparalang: Elmi Ditemukan Meninggal Setelah Semalaman Dicari Tim SAR

Pangeran Athar

BULUKUMBA, INDIWARTA.COM – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Elmi Febrianti, 17 tahun, pelajar yang terjatuh dari tebing wisata Apparalang di Desa Lembanna, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sekitar 10 jam pencarian intensif.

Elmi sebelumnya dilaporkan terjatuh ke laut pada Minggu, (7/06/2026), sekitar pukul 14.30 WITA. Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan terus dilakukan hingga larut malam dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu dan tim penyelam.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 00.10 WITA. Jasad korban ditemukan mengapung di perairan sekitar 1,5 kilometer dari titik awal jatuhnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bulukumba, Andi Hasbullah, membenarkan penemuan tersebut.

“Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Andi Hasbullah.

Berdasarkan data tim di lapangan, lokasi penemuan berada pada koordinat 5°31’31.285” Lintang Selatan dan 120°26’51.215” Bujur Timur. Sejak awal operasi, tim memperkirakan korban terseret arus laut karena kondisi ombak di kawasan wisata Apparalang saat kejadian cukup kuat.

Proses pencarian tidak berjalan mudah. Medan tebing yang curam, gelombang laut yang tinggi, serta kondisi gelap pada malam hari menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat. Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan hingga korban berhasil ditemukan.

Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi duka sekaligus pengingat bagi pengunjung wisata alam agar selalu mengutamakan keselamatan saat berada di lokasi berisiko tinggi, terutama di kawasan tebing dan perairan terbuka. Pihak berwenang juga mengimbau wisatawan untuk mematuhi aturan keselamatan yang berlaku guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Elmi diduga terjatuh saat sedang berswafoto di atas anjungan papan kayu yang menjorok ke arah laut. Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu titik favorit pengunjung untuk berfoto dengan latar panorama laut dan deburan ombak khas Apparalang.

Saat korban berada di ujung anjungan, gelombang besar tiba-tiba menghantam area tersebut. Kerasnya terjangan ombak diduga membuat korban kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terhempas ke laut.

Sejumlah wisatawan yang berada di lokasi sempat menyaksikan kejadian itu. Laporan kemudian diteruskan kepada petugas sehingga operasi pencarian segera dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga korban ditemukan beberapa jam kemudian. (*)