TAKALAR, INDIWARTA.COM – Sebanyak 532 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) resmi diterima untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Takalar. Seremoni penyerahan mahasiswa KKN digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar dan ditandai dengan penyerahan SK peserta KKN oleh Wakil Rektor II Unismuh, Dr. Hj. Ihyani Malik, M.Si kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP, M.AP, M.I.Kom.
Dalam sambutannya, Sekda Takalar menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unismuh Makassar yang memilih Takalar sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Ia menekankan bahwa kehadiran mahasiswa KKN sangat penting untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“IPM daerah salah satunya diukur dari sektor pendidikan. Untuk itu, kami mendorong gerakan kembali ke sekolah dan memberi beasiswa agar angka rata-rata lama sekolah meningkat. Peran mahasiswa KKN di masyarakat bisa memperkuat edukasi dan semangat belajar masyarakat desa,” terang Sekda.
Sekda juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai pondasi dalam membentuk karakter, meningkatkan kualitas hidup, dan membuka peluang kerja. Ia berharap kegiatan KKN ini mampu memberikan manfaat nyata bagi desa-desa di Takalar, khususnya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Sementara itu, Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, M.Si, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN kali ini berasal dari program studi unggulan di FKIP Unismuh Makassar. Ia berharap para mahasiswa dapat menunjukkan sikap dan performa yang baik selama bertugas di lapangan.
“Mahasiswa kami sudah dibekali dengan ilmu dan nilai-nilai pengabdian. Diharapkan kehadiran mereka mampu memberikan kontribusi positif, khususnya dalam bidang pendidikan di masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ihyani Malik juga menginformasikan bahwa Unismuh Makassar tengah mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan siap menjalin kerjasama dengan Pemkab Takalar. Melalui program ini, para ASN yang belum memiliki ijazah S1 atau ingin melanjutkan ke jenjang S2 dapat mengikuti pembelajaran secara daring, dan aktivitas pekerjaan yang relevan bisa dikonversi menjadi nilai akademik.
Acara penyerahan mahasiswa KKN turut dihadiri oleh para dekan dan dosen Unismuh Makassar, pembimbing KKN, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Takalar, serta jajaran pengurus Muhammadiyah Kabupaten Takalar. (*)












