Aliansi Mahasiswa Bulukumba, PT.Ronal Jaya Energi Diduga Tidak Terlibat Dalam Mafia Solar Bersubsidi

INDIWARTA.COM, MAKASSAR_ Melalui pemberitaan tentang sejumlah mobil tangki warna biru putih lalu lalang melintas di Sidrap diduga mengangkut solar subsidi yang akan diselundupkan ke Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Jumat, 19/01/2024.

Salah satunya berlogo PT.Ronald Jaya Energi. Pada bodi mobil tangki tersebut tertulis transportir, solar industri dan beberapa tulisan lainnya.

Setelah informasi tersebut viral di media sosial, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui humasnya, Romi, langsung angkat bicara. Dia mengatakan bahwa PT Ronald Jaya Energi bukan bagian dari Pertamina.

“Sehubungan dengan pemberitaan mengenai penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Industri jenis Solar di Sidrap, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjelaskan bahwa Truk Tangki BBM atas nama PT Ronald Jaya Energi adalah bukan merupakan Agen ataupun Transportir BBM Pertamina,” Ujar Romi, dalam portal pemberitaan @Berita Sulsel

Selain itu, Dirut PT.Ronal jaya energi Argita Rahmadani saat di komfirmasi melalui Via WhatSapp. Jumat, 19/01/2024. Ia juga menyampaikan Terkait legalitas PT. Ronal jaya energi adalah SKP ( surat keterangan penyalur ) dari INU (izin niaga umum ) dari pt.lautan dewa energi.

Yang dimana permohonan menjadi penyalur PT. Lautan Dewa Energy dan berdasarkan evaluasi secara teknis dan operasional dengan ini bermaksud untuk menunjuk perusahaan PT. Ronal jaya energi menjadi lembaga Penyalur yang terintegrasi denga selaku Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Umum (BU-PIUNU),Ungkap Argita Rahmadani Selaku Direktur PT. Ronal jaya energi

“Bahwa yang membedakan antara agen ataupun transportir Pertamina dengan truk tangki lainnya yang meskipun mirip, secara administrasi harus memiliki Surat Ijin Masuk Fuel/Integrated Terminal (SIMFIT) untuk dapat masuk ke area Fuel Terminal ataupun Integrated Terminal BBM”, Ungkap Argita Rahmadani Selaku Direktur PT. Ronal jaya energi

Terpisah, Aliansi Pemuda Bulukumba telah melakukan investigasi atas dugaan keterlibatan PT.RONAL jaya energi , dalam dugaan perdagangan mafia solar seprti yang di tuduhkan tersebut.

AAS jendral lapangan aliansi mahasiswa Bulukumba tidak melakukan pelaporan polda sulsel, karna tidak menemukan alat bukti atas dugaan Keterlibatan PT. Ronal jaya energi dalam praktek perdagangan solar subsidi.Ungkapnya (*/FR)