MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menggelar apel pagi yang dipimpin oleh Asisten Pengawasan, Ewang Jasa Rahadian, dengan fokus pada dua isu penting: kedisiplinan pegawai dan optimalisasi penyerapan anggaran.
Apel yang dilaksanakan di halaman Kejati Sulsel ini diikuti oleh para asisten, koordinator, jaksa senior, dan seluruh pegawai. Dalam amanatnya, Ewang menyoroti masih rendahnya tingkat kehadiran pegawai dalam kegiatan apel.
“Tolong rekan-rekan para asisten untuk mengingatkan pegawai yang absen. Kalau sudah tiga kali absen, buat nota dinas ke saya,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa peringatan semata tidak cukup. Diperlukan langkah konkret agar kedisiplinan dapat ditegakkan secara menyeluruh.
Selain persoalan kedisiplinan, Ewang juga menyampaikan arahan dari Asisten Pembinaan (Asbin) dan Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) mengenai pentingnya penyerapan anggaran. Ia menilai proses penyerapan masih menghadapi tantangan, dan meminta agar semua lini memperhatikan kelancaran administrasi keuangan.
“Rekan-rekan Kasi, tolong jangan hanya fokus pada pekerjaan. Pastikan proses administrasi dan pencairan keuangan diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat penting bahwa efektivitas kinerja institusi tidak hanya diukur dari penyelesaian perkara, tetapi juga dari tata kelola anggaran yang transparan dan tepat waktu.
Apel pagi ini diharapkan menjadi momentum evaluasi internal untuk memperkuat profesionalisme dan akuntabilitas Kejati Sulsel ke depan. (*)












