Bahar Ngitung : Saya Tidak akan Menghianati Komitmen

Indiwarta.com_ MAKASSAR – Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel, Drs. H. Bahar Ngitung, MBA, nomor urut 6 untuk DPR RI Dapil Sulsel 1, meliputi Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Selayar, mengadakan temu konstituen sekaligus sosialisasi bersama ratusan warga.

Dalam pertemuan tersebut, terjalin suasana keakraban, dibalut dengan hidangan makan malam, diskusi hingga penyampaian pemaparan oleh Bahar Ngitung, yang diadakan dikediaman sekaligus posko utama terletak di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (30/1/2024) malam.

Hadir dalam jalinan silaturrahmi, diantaranya tokoh-tokoh masyarakat, komunitas, majelis taklim hingga ratusan warga yang tersebar disejumlah wilayah kota Makassar dan Kabupaten Gowa seperti puluhan warga hadir dari Desa Maccini Baji Kecamatan Bajeng dan beberapa lainnya dari kecamatan lain yang tergabung dalam komunitas ABRI 1 untuk AMIN dan Bahar Ngitung.

“Insya Allah, semuanya kita dimuliakan. Oleh karena itu, mulia sekali tujuan saya dalam mengundang bapak ibu serta saudara saudari sekalian. Saya sangat berterima kasih atas semua pengorbanan bapak-bapak ibu-ibu dan saudara-saudara yang datang dan berjuang bersama saya. Maka dari itu, kehadiran Anda semua akan terbalaskan dengan amal baik,” ucap politisi senior, yang akrab disapa Obama ini.

“Pada malam ini kita dipertemukan untuk dalam menentukan nasib Sulawesi Selatan, nasib kota Makassar bahkan nasib kita semuanya hingga presiden. Karena tanggal 14 Februari 2024 itu kita akan menentukan pilihan kita. Oleh karena itu jika kita salah memilih, kita akan gadaikan hidupta selama lima tahun, oleh karena orang yang kita tidak kenal. Kita tidak tahu orangnya dan kita tidak tahu apa yang dia mau perbuat,” papar mantan senator DPD RI Sulsel dua periode ini.

Bahar Ngitung, yang juga Ketua DPP Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Sulsel, periode 2022-2027, menjelaskan tentang tata cara memilihnya saat 14 Februari 2024 dibilik suara nanti. “Jadi pada pemilihan nanti ada lima kertas suara dan untuk mencoblos saya, ambil kertas suara yang ada warna kuning DPR RI. Buka kertas suara tersebut, lihat diujung kiri atas partai PKB yang nomor urut 1 lalu coblos nomor urut 6 Drs H Bahar Ngitung,” jelasnya, dihadapan ratusan warga.

Bahar Ngitung yang dipercayakan sebagai Konsul Kehormat Malaysia di Makassar ini, menuturkan, “Bantuka berjuang bersama dan tentunya dengan doa, pada 14 Februari 2024 nanti dengan mencoblos Bahar Ngitung. Kalau saya terpilih dan dilantik, maka akan saya penuhi segala janji yang tentunya sesuai. Saya akan laksanakan dengan penuh amanah dan itu dosa jika saya tidak lakukan penuhi akan aspirasi warga nantinya, saya akan membuktikan agar bermanfaat bagi masyarakat. Sekali lagi, jika diamanahkan, saya akan buktikan. Insya Allah,” ujar mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Makassar ini.

Menjadi senator selama dua periode di DPD RI, membuat Bahar Ngitung memiliki jaringan ke para pemangku kebijakan. Dengan koneksi yang luas, memungkinkan Bahar Ngitung untuk melakukan komunikasi, terkait dengan aspek-aspek kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah pemilihan Sulawesi Selatan I. “Hal ini juga memungkinkan saya untuk mendorong agar aspirasi masyarakat bisa direalisasikan. Seperti mendorong agar alokasi anggaran pembangunan dan sektor pertanian, wirausaha hingga pendidikan, diharapkan sebagian besar terlaksana,” bebernya.

Jika telah meraih suatu kemenangan, lanjut Obama, bahwa memperjuangkan kepentingan rakyat adalah paling utama termasuk dalam memerangi dan memberantas korupsi. “Saya mohon doa dan dukungan masyarakat, untuk memilih Caleg dengan Komitmen dan tekad yang jelas. Di pemilu 2024 ini, mudah-mudahan saya bisa bekerja dengan sebaik-baiknya untuk memenangkan PKB di Sulsel terkhusus di dapil saya,” tambah Obama, dengan disambut aplaus meriah dari para undangan silaturrahmi yang hadir.

“Dalam prinsip saya, selalu berupaya bantu orang, kalau tidak bisa bantu dengan materi, perjuangan yang ikhlas dan doa adalah sangat baik dan mulia. Saya hanya orang biasa-biasa saja. Saya senang bantu orang dan senang berteman serta itu saya lakukan dengan kebaikan, juga dengan segala niat tulus. Saya juga telah bantu saudara-saudara kita di Palestina dan itu kewajiban saya sebagai umat muslim dan tentunya kita semua juga,” kata Bahar Ngitung.

“Sekedar diketahui bahwa di internal PKB, saya yang urutan pertama untuk sementara saat ini. Itu sekitar 0,6 persen pada tanggal 18 Januari 2024, namun itu masih tipis jaraknya dengan yang lainnya. Sebagai orang Bugis-Makassar, saya tidak akan menghianati komitmen saya, persaudaraan, persahabatan dan perjuangan bersama saya, apalagi hanya untuk sebuah kepentingan. Saya memiliki keyakinan, kemenangan itu akan kita raih. Insya Allah, akan menjadi peraih suara terbanyak di tanggal 14 Februari 2024, Aamiin,” tegas Bahar Ngitung, yang berjiwa petarung dan berkomitmen dalam perjuangan.

Ditempat yang sama, salah satu warga, Dg Nyampa yang tinggal di Makassar bersama keluarga hingga mempunyai keluarga besar di Takalar mengatakan, “Semoga Pak Obama Bahar Ngitung agar lebih bisa meningkatkan ekonomi kami rakyat kecil dan begitupun warga yang ada di wilayah Dapil. Semoga Pak Bahar Ngitung menepati janjinya setelah teprilih. Kami butuh seorang legislatif yang peduli dan merakyat serta tidak melupakan kepentingan warganya. Tidak pula hanya sekadar sosialisasi saat menjadi caleg, namun saat duduk di DPR tetap merealisasikan aspirasi serta memperhatikan warga selama lima tahun,” harapnya, saat ditemui. (*/Arman)