Analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan bahwa cuaca di Sulawesi Selatan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Di antaranya, La Niña lemah dan aktivitas Monsun Asia yang diperkuat oleh seruakan Dingin Asia turut meningkatkan curah hujan.
Selain itu, sirkulasi siklonik di Australia bagian utara menyebabkan terbentuknya konfluensi angin di Selat Makassar hingga pesisir barat, sedangkan dinamika labilitas atmosfer lokal mendukung kondisi labil di sebagian besar wilayah.
Prakiraan cuaca untuk tanggal 07–10 Februari 2025 memperkirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah, antara lain Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, serta sebagian Pinrang, Soppeng, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar. Kondisi ini diharapkan dapat menambah kelembaban dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan, yang berpotensi disertai kilat atau petir.
Tak hanya curah hujan yang tinggi, BMKG juga mengantisipasi potensi angin kencang yang akan melanda wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan. Selain itu, masyarakat dihimbau untuk waspada terhadap gelombang laut. Gelombang dengan kategori sedang, yakni 1,25–2,5 meter, diprediksi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Parepare, Perairan Spermonde di wilayah Pangkep dan Makassar bagian barat, serta di perairan barat Kepulauan Selayar, Sabalana, Teluk Bone (utara dan selatan), Laut Flores Utara dan Barat, serta Perairan P. Bonerate Kalaotoa (bagian utara dan selatan). Sementara itu, gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5–4,0 meter kemungkinan terjadi di Laut Flores bagian timur.
Sebagai langkah antisipasi, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kota/Kabupaten Pinrang, Parepare, Barru, Soppeng, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Kepulauan Selayar.
Para pemangku kepentingan dan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti genangan/banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, serta keterlambatan jadwal penerbangan dan pelayaran.
BMKG Sulawesi Selatan menyediakan layanan informasi cuaca 24 jam untuk mendukung upaya mitigasi bencana. Masyarakat dapat menghubungi call center di 0411-456493 atau 437331, serta melalui nomor 0811 4614 350 (MEWS) dan 0821 8815 8985 (WA Otomatis). Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs http://www.bmkg.go.id, http://www.bbmkg4.com, dan http://cuaca.bmkg.go.id, serta melalui media sosial FB dan IG @BMKG Sulsel atau aplikasi Info BMKG di Play Store.
(*)












