Bupati Takalar Daeng Manye Perjuangkan Empat Kampung Nelayan Merah Putih untuk Takalar

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menemui Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta untuk memperjuangkan pembangunan empat Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Takalar.

Pertemuan itu berlangsung di Ruang Rapat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Kamis, (7/04/2026). Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye memaparkan langsung potensi kelautan dan perikanan Takalar sekaligus menyampaikan kebutuhan pembangunan kawasan nelayan di daerahnya.

Empat lokasi yang diusulkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih masing-masing berada di Desa Boddia, Desa Bontokanang, Desa Sampulungan, dan Desa Topejawa.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan sekaligus memperbaiki kualitas kawasan pesisir di Takalar.

Kedatangan Bupati Takalar disambut jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam suasana penuh keakraban. Pertemuan berlangsung hangat dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Di hadapan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Daeng Manye menjelaskan bahwa Takalar merupakan daerah pesisir dengan potensi hasil laut yang besar. Ia juga menyampaikan kondisi kampung nelayan serta kebutuhan sarana penunjang bagi masyarakat pesisir.

Menurut Daeng Manye, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan harapan baru bagi nelayan kecil agar lebih mandiri dan sejahtera.

“Pemerintah hadir untuk masyarakat pesisir. Kami ingin nelayan Takalar memiliki kawasan yang lebih tertata, produktif dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga nelayan,” kata Daeng Manye.

Program Kampung Nelayan Merah Putih dinilai dapat menjadi wajah baru kawasan pesisir Takalar melalui penataan lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat nelayan, hingga pengembangan sektor wisata bahari yang berkelanjutan.

Langkah aktif Pemerintah Kabupaten Takalar itu mendapat apresiasi karena dianggap menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

Kehadiran Bupati Takalar di tingkat kementerian juga dinilai sebagai bentuk nyata perjuangan aspirasi masyarakat nelayan agar pembangunan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan langsung hingga ke kampung-kampung pesisir. (*)