TAKALAR, INDIWARTA.COM – Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus, MM Yang akrab disapa Daeng Manye melakukan inspeksi mendadak (sidak) di UPT SD Negeri 1 Centre Pattallassang pada Senin (21/4). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung proses belajar mengajar serta mengevaluasi penerapan aplikasi digital Skul.id yang kini mulai diadopsi oleh sekolah-sekolah di Kabupaten Takalar.
Dalam kunjungan tersebut, Daeng Manye menyapa hangat para siswa dan guru di beberapa ruang kelas. Ia terlihat antusias berdialog dengan peserta didik dan tenaga pendidik, sembari mendengarkan langsung berbagai masukan, harapan, serta tantangan yang dihadapi di lapangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para guru di ruang guru. Salah satu guru, Rinda Resky Yanthi Nasaruddin, S.Pd, memaparkan capaian implementasi aplikasi Skul.id. Ia menyampaikan bahwa data siswa dan guru telah terinput 100 persen, sementara data orang tua/wali murid telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Kepala UPT SDN 1 Centre Pattallassang, Dra. Siswaty M, yang akrab disapa Bu Sis, menyambut hangat kehadiran Bupati dan mengungkapkan rasa bangganya.
“Kami sudah lama menantikan kehadiran Bapak Bupati. Hari ini menjadi momen berharga dan penuh semangat bagi kami semua,” ucapnya.
Dalam arahannya, Bupati Takalar menegaskan pentingnya memantau langsung kualitas pendidikan di daerahnya. “Hari ini saya melihat langsung bagaimana proses belajar berjalan. Saya melihat SDN 1 Centre ini layak menjadi sekolah unggulan, bahkan percontohan sekolah digital di Takalar,” ujarnya.
Terkait aplikasi Skul.id, Bupati mengapresiasi manfaatnya yang dirasakan oleh guru, siswa, dan orang tua.
“Aplikasi ini tidak hanya mempermudah guru dalam mengelola kelas, tetapi juga menjadi jembatan informasi bagi orang tua. Bahkan saya sebagai Bupati bisa melihat perkembangan sekolah secara real-time,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pengenalan teknologi harus disertai pembentukan karakter sejak dini.
“Kita tidak hanya berbicara tentang teknologi, tapi tentang masa depan anak-anak kita. Yang kita bangun hari ini bukan hanya sistem, tapi pondasi masa depan generasi Takalar,” tutup Daeng Manye.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan pendidikan berbasis teknologi di Kabupaten Takalar. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital di dunia pendidikan, demi mencetak generasi yang unggul dan siap bersaing di era global.
(*Red)












