TAKALAR, INDIWARTA.COM – Suasana penuh harapan membuncah di Desa Punaga, Kecamatan Laikang, saat Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., turun langsung meninjau kondisi jalan desa yang rusak serta pantai yang tergerus abrasi di Dusun Malelaya. Kehadiran orang nomor satu di Takalar ini menjadi momen bersejarah bagi warga, yang selama ini menantikan langkah nyata pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Camat Mangarabombang, Kepala Desa Punaga, para kepala dusun, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemuda. Sambutan hangat dan antusiasme warga pun menyelimuti suasana, menandai besarnya harapan akan terwujudnya pembangunan yang selama ini dinantikan.
Di hadapan masyarakat, Bupati menegaskan bahwa persoalan jalan desa dan abrasi pantai bukan lagi sekadar catatan di meja birokrasi, melainkan prioritas penting yang harus segera ditangani.
“Kami mendengar langsung suara rakyat Punaga. Apa yang menjadi keluhan masyarakat, kini menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Jalan yang layak dan tanggul pemecah ombak bukan pilihan, tetapi kebutuhan mendesak bagi keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Bupati.
Kepala Desa Punaga, M. Syarifuddin Sore, S.M., menilai kunjungan ini sebagai bukti nyata hadirnya pemerintah di tengah rakyatnya.
“Ini bukan kunjungan seremonial belaka, melainkan wujud komitmen. Kami berharap tindak lanjut segera dilakukan demi keamanan dan kenyamanan warga Punaga,” ujarnya penuh optimisme. Senada dengan itu, Camat Mangarabombang, Sudirman, S.Sos., M.Si., menegaskan kesiapannya untuk bersinergi.
“Kami di tingkat kecamatan siap mengawal agar pembangunan jalan dan tanggul pantai benar-benar terwujud,” tegasnya.
Suara masyarakat pun turut menggema. Kepala Dusun Malelaya, Najamuddin Sijaya, mengungkapkan keresahan warga akibat abrasi yang kian mengancam.
“Abrasi sudah memakan daratan sedikit demi sedikit. Jika tidak segera ada tanggul, rumah warga bisa terancam hilang. Kehadiran Bupati memberi kami harapan besar akan adanya tindakan cepat,” ungkapnya penuh harap.
Tokoh masyarakat sekaligus kepala dusun Tamalabba Manyanri Dg Timung , juga menambahkan, “Inilah yang kami tunggu pemimpin hadir langsung, mendengar aspirasi rakyat, dan semoga segera mewujudkan pembangunan yang nyata bukan janji janji manis.”
Dari kalangan pemuda, Dg Naif menilai kunjungan ini sebagai momentum penting.
“Generasi muda ingin melihat perubahan nyata, bukan sekadar janji. Kami siap mendukung langkah pemerintah untuk Punaga yang lebih baik,” tuturnya penuh semangat.
Kini, dengan optimisme yang semakin kuat, masyarakat Desa Punaga menanti gebrakan nyata dari pemerintah daerah. Harapan mereka sederhana namun penuh makna: agar jalan yang mulus dan tanggul pantai yang kokoh tidak lagi menjadi impian semata, tetapi segera hadir sebagai kenyataan yang melindungi, menguatkan, dan memajukan desa tercinta.
(Dg Naba)












