MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Masyarakat memegang peranan penting dalam menegakkan hukum yang berkeadilan dan transparan di Indonesia. Dengan tingkat kesadaran hukum yang tinggi, sistem hukum yang adil dapat lebih dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama Celebes Law Advocation (CLA) dalam mendorong partisipasi publik dalam berbagai aspek penegakan hukum di Sulawesi.
Direktur CLA, A. Arianto, SH, MH, menegaskan bahwa penegakan hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat negara tetapi juga masyarakat. Dalam sebuah diskusi dengan pencari keadilan di salah satu kafe di Jalan Boulevard Makassar (8/2), ia menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawasi, melaporkan, dan mendukung proses hukum.
“Keberhasilan hukum bergantung pada sinergi antara pemerintah dan rakyat,” ujarnya.
Sebagai organisasi yang aktif di bidang sosial dan hukum, CLA berkomitmen untuk menjadi wadah bagi masyarakat dalam memperjuangkan keadilan. Arianto menambahkan bahwa Celebes Law Advocation sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan bertujuan menciptakan lingkungan hukum yang transparan.
“Kami ingin CLA menjadi laboratorium bagi pencari keadilan untuk memperoleh hak-haknya,” katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, CLA mengajak tokoh masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan individu untuk berpartisipasi dalam berbagai program edukasi hukum. Beberapa program unggulan yang ditawarkan meliputi penyuluhan dasar-dasar hukum bagi masyarakat serta diskusi publik yang menjadi ruang aspirasi dan kritik terhadap kebijakan penegakan hukum.
Selain itu, CLA juga mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam pelaporan dan pemantauan kasus hukum. Dengan adanya keterlibatan warga, diharapkan proses penyelidikan dapat berjalan lebih cepat dan akurat.
“Setiap warga memiliki peran vital dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambah Arianto.
Dengan semangat kolaborasi, Celebes Law Advocation terus membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam mewujudkan sistem hukum yang lebih transparan dan berkeadilan.
“Partisipasi masyarakat adalah fondasi utama dalam menjaga akuntabilitas di bidang hukum. Mari bersama-sama membangun budaya hukum yang kuat di Sulawesi,” tutupnya.
(*)












