Dua Dekade Menunggu, Jalan Poros Desa Punaga Akhirnya Diperbaiki “Bupati Takalar Turun Tangan”

TAKALAR, INDIWARTA.COM – Setelah lebih dari dua dekade dibiarkan rusak, jalan poros Desa Punaga di Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, akhirnya mulai mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Proyek perbaikan yang telah lama dinantikan warga ini kini resmi dikerjakan sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2025.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menegaskan bahwa perbaikan jalan Desa Punaga merupakan salah satu program utama yang harus segera direalisasikan. Menurut dia, kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menahan laju pertumbuhan ekonomi desa.

“Kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Selain membahayakan pengguna, infrastruktur yang memadai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Firdaus.

Sikap tegas Bupati Firdaus disambut baik oleh Pemerintah Desa Punaga. Kepala Desa Punaga, Syarifuddin Daeng Sore, menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah daerah yang akhirnya memulai perbaikan jalan yang telah rusak selama lebih dari 20 tahun.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati karena jalan desa kami akhirnya mendapatkan perbaikan tahun ini. Saat ini dilakukan pengaspalan lapen terlebih dahulu, dan peningkatan jalan akan dilanjutkan berikutnya,” kata Syarifuddin.

Pada tahap awal, pekerjaan dimulai sepanjang kurang lebih 550 meter dari total 5,5 kilometer jalan rusak yang membentang di Desa Punaga. Pemerintah Kabupaten Takalar menargetkan sisa pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun anggaran berikutnya.

Syarifuddin berharap masyarakat turut menjaga hasil pembangunan dan mendukung proses perbaikan infrastruktur yang sedang berjalan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat bekerja sama demi mewujudkan Desa Punaga yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Perbaikan jalan ini diharapkan menjadi titik balik kemajuan Desa Punaga, sekaligus bukti hadirnya pemerintah dalam menjawab aspirasi masyarakat yang selama ini menunggu akses jalan layak di wilayah mereka. (*)