Dukung Program Sekolah Rakyat Hadir di Buru, PJ Bupati Syarif Hidayat: Pendidikan Gratis dan Asrama untuk 1.000 Siswa

MALUKU BURU, INDI.COM – Pemerintah Daerah Kabupaten Buru menyatakan dukungan penuhnya terhadap program nasional Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan akan dijalankan oleh Dinas Sosial di seluruh Indonesia. Rabu (14/5/2025).

Penjabat (Pj) Bupati Buru, Syarief Hidayat, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun proposal pembangunan Sekolah Rakyat melalui Dinas Sosial Kabupaten Buru.

“Pembangunan tahap awal Sekolah Rakyat direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026,” ujar Syarief dalam keterangannya.

Sekolah Rakyat akan menyediakan jenjang pendidikan lengkap mulai dari SD, SMP, hingga SMA, masing-masing dengan dua kelas dan setiap kelas menampung 25 siswa. Targetnya, satu Sekolah Rakyat mampu menampung hingga 1.000 siswa.

“Seluruh siswa akan diasramakan dan menjadi tanggung jawab penuh pemerintah,” tambahnya.

Sembari menunggu pembangunan sekolah selesai, Pemda akan memanfaatkan gedung-gedung pemerintah yang tersedia untuk proses penerimaan siswa baru. Salah satu gedung yang telah disiapkan adalah SMP 14. Nantinya, siswa yang sudah terdaftar akan dipindahkan ke gedung Sekolah Rakyat yang permanen setelah pembangunan rampung.

Pj Bupati menegaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat ini khusus untuk masyarakat miskin. Kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu punya kesempatan menempuh pendidikan yang layak,” tegasnya.

Lebih jauh, Pj Bupati menekankan pentingnya pendidikan sebagai jalan keluar dari kemiskinan.

“Jika satu anak dalam keluarga bisa menempuh pendidikan tinggi, maka seluruh keluarga akan terangkat derajatnya,” ungkapnya.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan, dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

(*/Sofyan)