TAKALAR, INDIWARTA.COM – Tim muda Gasta Takalar mengawali kiprahnya di ajang Piala Presiden 2026 dengan hasil yang kontras. Gasta Takalar U-12 sukses meraih kemenangan dramatis melalui adu penalti, sementara Gasta Takalar U-10 harus mengakui keunggulan lawannya pada laga perdana, Sabtu (27/06/2026).
Gasta Takalar U-12 tampil impresif saat menghadapi SSB Telkom. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan kedua tim saling menekan dan menciptakan peluang. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, mental para pemain Gasta Takalar menjadi pembeda. Alifki, yang mengenakan nomor punggung 7, sukses menjalankan tugas sebagai penendang pertama dan membawa timnya unggul.
Meski Al Amin gagal memanfaatkan kesempatan pada tendangan berikutnya, Gasta Takalar tetap berada di atas angin berkat aksi gemilang penjaga gawang Dirgahayu yang menggagalkan dua eksekusi penalti pemain SSB Telkom.
Momentum itu dimanfaatkan dengan baik oleh Gasta Takalar. Arasy yang dipercaya menjadi penendang terakhir tampil tenang dan sukses mencetak gol penentu kemenangan. Gasta Takalar U-12 pun memastikan kemenangan 3-1 melalui adu penalti.
Pelatih Gasta Takalar U-12, Dg Naba, mengaku bangga atas semangat juang yang diperlihatkan anak asuhnya.
“Saya bangga dengan mental dan perjuangan anak-anak. Mereka menunjukkan keberanian, disiplin, dan kerja sama yang luar biasa. Kemenangan ini menjadi pengalaman berharga untuk perjalanan mereka di turnamen ini,” ujarnya.
Di kelompok usia U-10, Gasta Takalar belum mampu mengikuti jejak rekan-rekannya. Menghadapi SSB Merpati Lepangang, tim harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3.
Meski menelan kekalahan, para pemain tetap menunjukkan semangat bertanding hingga peluit panjang dibunyikan. Tim pelatih menilai pertandingan tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan pembentukan karakter pemain usia dini.
Pelatih Gasta Takalar U-10, Edi Dg Naba, tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemainnya dan memastikan tim akan segera melakukan evaluasi.
“Saya mengapresiasi kerja keras anak-anak hari ini. Mereka sudah berusaha maksimal. Kami tetap optimistis, di pertandingan kedua nanti kami akan bekerja lebih keras lagi dan memperbaiki kekurangan yang ada,” kata Edi Dg Naba.
Menurutnya, pengalaman di laga perdana akan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas permainan pada pertandingan selanjutnya. Dukungan orang tua dan keluarga besar Gasta Takalar juga menjadi suntikan motivasi agar para pemain muda terus berkembang dan tampil lebih percaya diri.
Hasil berbeda yang diraih kedua tim menjadi gambaran perjalanan pembinaan sepak bola usia dini di Takalar. Di tengah persaingan ketat Piala Presiden 2026, Gasta Takalar berharap tim U-12 mampu menjaga tren positif, sementara U-10 segera bangkit dan meraih hasil lebih baik pada laga berikutnya. (*)












