TAKALAR, INDIWARTA.COM – Euforia Hari Guru Nasional (HGN) 2025 terasa kuat di berbagai penjuru negeri, termasuk di Kabupaten Takalar. Dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun masa depan bangsa. Rabu, (26/11/2025).
Tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi pesan moral bahwa kemajuan negara berakar dari ruang-ruang kelas, dari tangan mereka yang setiap hari mencerdaskan generasi penerus.
Di UPT SDN 234 Inpres Pembangunan Takalar Kota, peringatan HGN berlangsung sederhana namun penuh penghormatan. Sejumlah kegiatan digelar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pendidik yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan pendidikan.
Kepala UPT SDN 234 Inpres Pembangunan Takalar Kota, Hj. Rosdiana, S.Pd., menyampaikan bahwa Hari Guru Nasional bukan hanya perayaan, tetapi juga refleksi perjalanan pendidikan.
“Hari ini bukan sekadar upacara atau seremoni. Ini adalah penghormatan bagi mereka yang telah berjuang dalam senyap menanamkan ilmu, membangun karakter, dan menyiapkan anak-anak bangsa menghadapi masa depan,” ujar Rosdiana.
Menurutnya, guru saat ini menghadapi tantangan baru di era digital, mulai dari adaptasi teknologi, kurikulum merdeka belajar, hingga pembangunan karakter siswa di tengah derasnya arus informasi.
“Guru bukan hanya mengajar, tetapi membimbing, menginspirasi, dan memberi teladan. Karena itulah guru tetap menjadi pilar utama pendidikan,” tambahnya.
Peringatan HGN 2025 di sekolah tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan seperti upacara penghormatan guru, pemberian apresiasi bagi tenaga pendidik berprestasi, hingga penampilan siswa yang khusus dipersembahkan untuk para guru.
Sejumlah siswa tampak antusias. Beberapa memberikan bunga, kartu ucapan, bahkan pidato yang dituliskan sendiri sebagai bentuk rasa terima kasih.
HGN 2025 menjadi pengingat bahwa perubahan besar sebuah bangsa dimulai dari ruang kelas kecil, dari seorang guru yang percaya bahwa satu murid mampu mengubah dunia.
Menutup rangkaian kegiatan, Hj. Rosdiana berharap momentum ini semakin memperkuat motivasi guru dalam berkarya.
“Semoga peringatan ini semakin menguatkan komitmen kita untuk terus mendidik dengan hati. Karena guru hebat akan melahirkan generasi kuat.”
(Red/Bakri Nompo)












