IKM Sapayuang Sulsel Galang Dana Rp244 Juta untuk Masjid dan Rumah Tahfiz, Dipimpin Langsung oleh H. Ferry Tass, Dt. Toembidjo

MAKASSAR, INDIWARTA.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan oleh warga Minangkabau di Sulawesi Selatan dalam kegiatan Halal Bi Halal 1446 H yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Sapayuang Sulsel di Gedung Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Makassar.

Acara yang dihadiri ratusan warga perantau, tokoh masyarakat, dan pengurus IKM ini menjadi momentum penting peluncuran program pembangunan Masjid dan Rumah Tahfiz. Dewan Pembina IKM Sapayuang, H. Ferry Tass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo, memimpin langsung penggalangan infak yang berhasil mengumpulkan dana awal sebesar Rp244 juta.

“Ini bukan sekadar momen silaturahmi, tapi awal dari pembangunan monumen peradaban umat. Masjid dan Rumah Tahfiz ini akan menjadi pusat syiar Islam di Sulawesi Selatan,” ujar Dt. Toembidjo yang juga menjabat sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara di Kejati Sulsel.

Ketua II IKM Sapayuang Sulsel, Roni Oktafianto Dt. Katik Bandaro, menyampaikan bahwa lahan wakaf seluas 800 meter persegi di kawasan Antang telah disiapkan untuk pembangunan. Peletakan batu pertama direncanakan berlangsung usai Idul Adha 1446 H, bertepatan dengan penyembelihan empat ekor sapi kurban oleh keluarga besar IKM.

Ketua Umum IKM Sapayuang, Akhmal Mustafa, menyebut pembangunan ini sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman dan identitas budaya Minang di tengah masyarakat urban. “Kami ingin masjid ini menjadi pusat pembinaan generasi muda, bukan hanya tempat ibadah,” katanya.

Acara Halal Bi Halal ini juga dirangkaikan dengan pelantikan 75 pengurus baru IKM Sapayuang Sulsel periode 2025–2027, serta pembagian doorprize menarik, termasuk hadiah utama berupa paket umrah yang dimenangkan oleh Yorda Lince. Keberangkatannya ke Tanah Suci dijadwalkan pada 26 Juli 2025.

Ditutup dengan sajian kuliner khas Minang, suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti seluruh rangkaian acara, mempertegas semangat gotong royong dan kebersamaan warga Minang di rantau.

(*/Red)