Kreativitas Musik Warga Binaan, Kalapas Takalar : Menjauhkan Dari Pikiran dan Perilaku Negatif

Indiwarta.com_ TAKALAR, Lembaga Pemasyarakatan membatasi ruang gerak warga binaan, tapi tidak membatasi ruang kreativitasnya. Seperti yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Takalar, dengan memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas bermusik bagi warga binaannya.

“Kami di sini bisa rutin bermain musik, selain karena diberikan kesempatan, kami juga disediakan alat musik lengkap sehingga kami bisa mengembangkan kemampuan bermusik,” ucap Ardi, salah seorang warga binaan, Sabtu (19/8/2023).

   

“Di sini juga kami diberi panggung untuk tampil di hadapan para pembesuk, sehingga kami juga merasa bangga, karena bisa memberikan hiburan kepada keluarga warga binaan yang hadir,” jelasnya.

Dilain tempat, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kabupaten Takalar, Ashari menyampaikan, jika selama ini pihaknya terus membuka ruang bagi warga binaan yang ingin mengembangkan kreativitas.

“Kami sediakan tempat olah raga, ruang perpustakaan, begitupun ruang untuk mengembangkan kemampuan seni warga binaan. Hal itu kami lakukan selain sebagai wujud pemenuhan hak-hak mereka, itu dilakukan agar warga binaan tidak jenuh selama menjalani masa pembinaan,” ungkap Ashari, melalui keterangannya.

Ashari pun menambahkan, jika dengan memberikan ruang positif bagi warga binaan, maka akan meminimalisir mereka untuk melakukan tindakan-tindakan terlarang selama menjalani masa pembinaan.

“Di Lapas Takalar kebanyakan kasus narkotika, dengan adanya kegiatan positif ini, kami harapkan warga binaan bisa menyibukkan diri pada hal yang bisa menjauhkan mereka dari pikiran dan perilaku negatif,” pungkas Ashari. (*/Arman)

  
error: waiit