Lukman B. Kady Serap Aspirasi di Mawang, Janji Bantu Sirtu untuk Atasi Genangan

GOWA, INDIWARTA.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar, Lukman B. Kady, melaksanakan reses Masa Persidangan II Tahun 2025/2026 di Kelurahan Mawang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Senin, (16/02/2026).

Reses itu dihadiri Lurah Mawang Iswadi, Babinsa Kelurahan Mawang, Kepala Lingkungan Buttadidi, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh perempuan setempat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan mendesak. Infrastruktur jalan menjadi keluhan utama. Genangan air kerap muncul di lorong dekat Jalan Poros Malino setiap musim hujan, diperparah kondisi drainase yang dinilai tidak memadai.

Menanggapi hal itu, Lukman berjanji memberikan bantuan pribadi berupa pasir dan batu (sirtu) untuk penimbunan jalan sebagai solusi cepat mengurangi genangan air di depan rumah warga.

“Saya akan bantu secara pribadi sirtu untuk penimbunan jalan di lorong dekat Poros Malino. Ini solusi cepat sambil kita dorong penanganan yang lebih permanen,” ujar Lukman di hadapan warga.

Lurah Mawang, Iswadi, menyebut kerusakan Jalan Poros Malino di wilayahnya sudah cukup berat. Selain itu, banjir tahunan disebut semakin parah akibat kurangnya sistem drainase.

“Jalan Poros Malino yang ada di Kelurahan Mawang rusak berat. Banjir yang setiap tahun menggenangi jalan semakin parah karena drainase belum memadai,” kata Iswadi.

Tak hanya infrastruktur, warga juga mengeluhkan persoalan sosial, terutama terkait penentuan desil yang berdampak pada bantuan pemerintah. Sejumlah penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) disebut nonaktif, sementara bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.

Lukman menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi tersebut, terutama yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Semua usulan kewenangan provinsi yang Bapak/Ibu sampaikan kami catat dan akan saya sampaikan dalam rapat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk diperjuangkan. Insyaallah,” ujarnya.

Kehadiran Lukman dalam reses itu disambut positif warga. Selain menyerap aspirasi, komitmen bantuan sirtu dinilai sebagai langkah konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemerintah kelurahan pun berharap perhatian terhadap persoalan drainase dan infrastruktur jalan dapat berlanjut hingga tahap realisasi anggaran. (*)